Tak Berkategori

Peringati Hari Paru Sedunia, Kadis DKPPKB Sulbar Dukung Penguatan Edukasi dan Layanan Kesehatan Paru

×

Peringati Hari Paru Sedunia, Kadis DKPPKB Sulbar Dukung Penguatan Edukasi dan Layanan Kesehatan Paru

Sebarkan artikel ini

Polewali Mandar ambarnews.com– Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menghadiri rangkaian kegiatan peringatan Hari Paru Sedunia yang diselenggarakan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Polewali Mandar bersama Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin serta Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI).

Kegiatan yang mengusung tema “A Lifetime of Lung Health” atau kesehatan paru sepanjang hayat tersebut mencakup edukasi, pemeriksaan kesehatan paru, pelayanan diagnostik, hingga aktivitas fisik bersama masyarakat. Rangkaian kegiatan berlangsung pada 10–11 Oktober 2026 di sejumlah lokasi di Kabupaten Polewali Mandar.

Peringatan ini menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan paru, mengenali faktor risiko penyakit pernapasan, serta memanfaatkan layanan kesehatan untuk mendeteksi gangguan sejak dini.

Berdasarkan agenda panitia, kegiatan pada Sabtu (10/10/2026) meliputi seminar kesehatan paru bagi dokter umum dan perawat di Ruang Pola Kantor Bupati, serta pemeriksaan dan penyuluhan kesehatan paru di Kelurahan Wattang. Pemeriksaan yang direncanakan mencakup spirometri, pemeriksaan menggunakan CO analyzer, skrining tuberkulosis (TB), dan rontgen toraks sesuai agenda pelayanan.

Rangkaian kegiatan juga mencakup pelayanan bronkoskopi diagnostik di RSUD Hajjah Andi Depu. Sementara itu, pada Minggu (11/10/2026), panitia menjadwalkan senam paru sehat, jalan santai, talkshow interaktif kesehatan paru bersama dokter spesialis, dan donor darah di Pantai Bahari, Kecamatan Polewali.

Kepala DKPPKB Sulbar, dr. Nursyamsi Rahim, menempatkan penguatan edukasi dan deteksi dini sebagai bagian penting dalam pembangunan kesehatan masyarakat. Menurutnya, upaya menjaga kesehatan paru perlu dilakukan melalui peningkatan pengetahuan, pengenalan faktor risiko, serta akses terhadap pemeriksaan dan pelayanan kesehatan yang sesuai kebutuhan.

“Penyakit pernapasan dapat memengaruhi kualitas hidup dan aktivitas sehari-hari. Karena itu, masyarakat perlu membiasakan perilaku hidup sehat, menghindari paparan asap rokok dan polusi, serta segera memeriksakan diri apabila mengalami keluhan pernapasan yang menetap atau memburuk,” kata dr. Nursyamsi.

Kegiatan yang melibatkan organisasi profesi, fasilitas pelayanan kesehatan, dan masyarakat ini juga membuka ruang kolaborasi dalam memperluas jangkauan edukasi serta meningkatkan pemanfaatan layanan kesehatan paru.

Kegiatan ini sejalan dengan Visi Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera serta Panca Daya 3 Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka, yaitu membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter. Peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung kualitas sumber daya manusia.adv/andibunga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *