Uncategorized

Dituding Melakukan KKN, LSM PMPRI Asahan Geruduk Kantor RH PTPN IV Regional II Medan

283
×

Dituding Melakukan KKN, LSM PMPRI Asahan Geruduk Kantor RH PTPN IV Regional II Medan

Sebarkan artikel ini

Medan-Ambarnews.com | Diduga banyak melakukan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN). Puluhan massa dari Pemuda Mandiri Peduli Rakyat Indonesia (PMPRI) Kabupaten Asahan menggeruduk Kantor PTPN IV Regional II Jalan Letjen Suprapto Medan, Selasa (9/6/2026) sekira pukul 11:30 WIB.

Kedatangan puluhan massa mendesak Regional Head (RH) PTPN IV sebagai Unit Pelaksana Operasional untuk memeriksa terhadap salah satu vendor yang terindikasi mendapatkan 8 hingga 10 paket yang berada di Kebun Mandoge, Kebun Air Batu dan Kebun Tinjowan. Agar segera diperiksa karena dinilai terindikasi KKN dalam Pengunjukan Langsung (PL) di PTPN IV Regional II.

“Kami meminta dan mendesak PalmCO (Sub-Holding BUMN) yang di Jakarta Pusat. Agar tidak langsung melakukan pengkondisian vendor-vendor yang akan mengerjakan proyek replanting maupun penanaman pohon yang kami anggap terindikasi KKN dan gratifikasi, ” ujar Ketua DPC LSM PMPRI Asahan, Hendra Syahputra SP dalam orasinya di depan Kantor Region Head Medan.

Selain itu, kata Hendra Syahputra SP dalam orasinya, kamo mendesak PalmCO Pusat, untuk membatalkan sistem penghunjukan langsung proyek tahun 2026. Dan mmenjadkan kembali proyek tender PTPN IV Regional II menjadi sistem pengadaan dan tender (E-Procurement).

“Kami minta seluruh proses tender dan pengadaan proyek dibuka secara online melalui platform resmi PTPN IV. Demi lelang yang dilakukan secara transparan, dimana penyedia bersaing melalui penawaran harga dan pemenuhan spesifikasi teknis, ” kata Hendra.

“Kami minta Kasubbag Ali Rabani untuk hadir menjelaskan kepala kami. Kalau menggunakan sistem PL. Tidak ada kesempatan bagi vendor baru untuk punya kesempatan mendapatkan pengalaman kerja di bidang tanaman ulang di PTPN IV, ” tegas Korlap akan, Donny Alfan.

Setelah beberapa lama melakukan orasi secara bergantian di depan Kantor Region Head PTPN IV. Akhirnya pendemo yang datang jauh -jauh dari Asahan, diterima oleh Humas RH PTPN IV,S. Tampubolon.

Dalam jawabannya, Tampubolon meminta pendemo untuk memberikan data-data perusahaan yang mengerjakan proyek yang di PL kan. Dan vendor yang memiliki 8 hingga 10 paket.

“Jika ada data- data nama perusahaan vendor yang mengerjakan paket proyek PL 8 hingga 10 paket. Mohon kawan kawan untuk menyerahkan ke kami. Agar kami evaluasi, ” tegas Tampubolon.

Setelah mendengar jawaban dari Humas RH PTPN IV Medan, massa dari DPC LSM PMPRI Asahan langsung membubarkan diri dengan pengawalan ketat dari polisi Polrestabes Medan.(Tim)