Tak Berkategori

Wujudkan Pendidikan Inklusif, Biro Pemkesra Sulbar dan Ma’had Lathifiyah Parappe Sepakati Program Beasiswa Santri

×

Wujudkan Pendidikan Inklusif, Biro Pemkesra Sulbar dan Ma’had Lathifiyah Parappe Sepakati Program Beasiswa Santri

Sebarkan artikel ini

POLMAN ambarnews.com– Langkah progresif dalam mewujudkan pemerataan pendidikan kembali ditorehkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar) melalui Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulbar, secara resmi menjalin kesepakatan dengan Ma’had Lathifiyah Parappe terkait pemberian beasiswa bagi santri dan mahasiswa yang tidak mampu.

Penandatanganan perjanjian kerja sama yang berlangsung di lingkungan pesantren pada Rabu ini menjadi wujud kehadiran negara dalam menjamin hak kelangsungan pendidikan masyarakat prasejahtera di ruang lingkup keagamaan.

Kegiatan kolaboratif yang penuh nuansa kekeluargaan ini dihadiri langsung oleh Kepala Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulbar, Murdanil, bersama jajaran pimpinan lembaga Ma’had Lathifiyah Parappe.

Program beasiswa ini diinisiasi sebagai langkah strategis untuk merangkul dan mendukung peserta didik yang memiliki tekad belajar tinggi namun terhambat oleh keterbatasan biaya. Terkait urgensi program tersebut, Murdanil menegaskan pentingnya kolaborasi antar sektor.

“Kerja sama ini adalah wujud nyata dari pelayanan masyarakat yang harmonis dan berkelanjutan antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan. Kami berkomitmen untuk memastikan penyaluran beasiswa ini berjalan transparan dan tepat sasaran, sehingga mampu memacu kinerja akademik mahasiswa untuk kelak berkontribusi bagi daerah,” ujar Murdanil, Rabu 4 November 2026.

Kebijakan afirmasi di sektor pendidikan ini sangat beririsan dengan visi besar Gubernur Sulbar, Suhardi Duka yang secara konsisten menekankan bahwa peningkatan indeks pembangunan manusia melalui akses pendidikan yang merata dan inklusif merupakan pilar paling mendasar untuk menciptakan generasi penerus yang cerdas secara spiritual maupun intelektual demi daya saing daerah.

Menyambung gagasan besar tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Sulbar melalui pernyataan terpisahnya juga mengingatkan pentingnya pengawalan program secara kolektif agar setiap bantuan yang disalurkan dapat memberikan dampak yang terukur bagi pengentasan angka putus sekolah.

Demi menjawab tantangan transparansi dan ketepatan sasaran, mekanisme pendataan calon penerima beasiswa dari Ma’had Lathifiyah Parappe ini akan dikelola melalui sistem PASTIPADU.

Inisiatif pendataan terpadu ini diandalkan oleh pemerintah provinsi untuk mensinkronkan basis data agar tata kelola administrasi bantuan pendidikan berjalan akurat dan terhindar dari tumpang tindih penerima.

Melalui jalinan sinergi erat dengan salah satu institusi keagamaan penting di Polewali Mandar ini, diharapkan manfaat program pendidikan dapat segera dirasakan secara nyata oleh para santri.

Pemerintah berharap seluruh elemen masyarakat Sulbar terus berpartisipasi aktif mendukung program-program peningkatan kualitas sumber daya manusia, sekaligus terus memotivasi generasi muda agar tidak pernah ragu dalam mengukir prestasi terbaik demi masa depan daerah yang lebih cerah. adv/andibunga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *