Tak Berkategori

Kebakaran Hanguskan Rumah Panggung di Soppeng, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

×

Kebakaran Hanguskan Rumah Panggung di Soppeng, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Sebarkan artikel ini

SOPPENG–AMBARNEWS.COM || Sebuah rumah panggung milik warga di Aletellu, RT 02/RW 01, Dusun Cirowali, Desa Mattabulu, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, terbakar hingga hangus pada Kamis (10/9/2026) sekitar pukul 10.00 Wita.

Informasi tersebut disampaikan Pemerintah Desa Mattabulu. Dalam peristiwa tersebut, satu kepala keluarga yang terdiri dari dua jiwa terdampak. Pemilik rumah diketahui bernama Sitti dan mengalami luka bakar pada bagian kaki, tangan, serta tubuh bagian belakang.
Pemilik rumah telah dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Berdasarkan laporan kejadian, kebakaran diduga kuat dipicu sisa bara atau bekas aktivitas memasak menggunakan kayu bakar yang belum sepenuhnya padam. Api pertama kali diketahui muncul dari bagian dapur dan kemudian membesar hingga merambat ke bagian tengah rumah.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berdatangan dan berupaya memadamkan kobaran api secara manual. Namun, kondisi angin yang cukup kencang membuat api dengan cepat membesar dan sulit dikendalikan.

Hingga berita ini ditulis, api masih belum sepenuhnya padam. Sejumlah warga masih berada di lokasi dan terus berupaya memadamkan sisa kobaran api.

Lokasi rumah yang berada di kawasan yang sulit dijangkau kendaraan pemadam kebakaran juga menjadi kendala dalam proses penanganan. Karena akses menuju lokasi sulit dilalui, tidak ada unit pemadam kebakaran yang tiba di lokasi. Warga setempat kemudian melakukan upaya pemadaman secara mandiri.

Akibat kebakaran tersebut, bangunan rumah panggung beserta seluruh isi rumah dilaporkan habis terbakar. Sejumlah barang milik korban yang ikut terbakar antara lain mesin chainsaw, papan, balok, tiang, kayu palang, kursi plastik, rosban, lemari, serta uang tunai sekitar Rp20 juta.

Selain itu, sekitar 20 ekor ayam Bangkok dan ayam kampung milik korban juga ikut terbakar. Dokumen kendaraan berupa STNK dan BPKB turut dilaporkan tidak dapat diselamatkan.

Total kerugian materiel akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp100 juta.

Pemerintah Desa Mattabulu bersama warga masih melakukan pendataan dan membantu penanganan korban. Warga juga terus berupaya memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali merembet ke lingkungan sekitar.

Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat setempat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya dalam penggunaan kayu bakar dan memastikan bara api benar-benar padam setelah aktivitas memasak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *