Mamuju, ambarnews.com– Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana, menekankan pentingnya kedisiplinan aparatur serta percepatan pelaksanaan program dan kegiatan perangkat daerah menjelang peringatan Hari Jadi ke-22 Provinsi Sulawesi Barat pada September 2026.
Penegasan tersebut disampaikan dalam Apel Virtual yang diikuti jajaran perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, termasuk Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat, Senin 07 September 2026.
Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, bersama jajaran mengikuti apel virtual tersebut dari Kantor DKPPKB Sulawesi Barat.
Dalam arahannya, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat Junda Maulana mengingatkan seluruh perangkat daerah untuk terus menjaga kedisiplinan dalam menjalankan tugas serta memperkuat koordinasi dalam pelaksanaan program pemerintahan.
Selain kedisiplinan aparatur, perhatian juga diarahkan pada persiapan Hari Jadi ke-22 Provinsi Sulawesi Barat yang akan diperingati pada September 2026. Momentum tersebut diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga diisi dengan berbagai kegiatan yang memberikan manfaat dan melibatkan masyarakat.
Perangkat daerah diminta memastikan seluruh agenda yang telah direncanakan dapat dipersiapkan dengan baik, baik dari sisi administrasi maupun pelaksanaan di lapangan.
Hal tersebut menjadi penting untuk memastikan setiap program pemerintah dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat sekaligus memberikan kontribusi terhadap pencapaian target pembangunan daerah.
Sejalan dengan visi Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera yang dicanangkan Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka, DKPPKB Sulbar terus mendorong penguatan pelaksanaan program kesehatan, pengendalian penduduk dan keluarga berencana agar berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Kepala DKPPKB Sulbar, dr. Nursyamsi Rahim, menegaskan bahwa arahan Sekda menjadi pengingat bagi seluruh jajaran untuk memperkuat kinerja perangkat daerah.
Menurutnya, pelaksanaan program tidak cukup hanya ditunjukkan melalui kelengkapan administrasi, tetapi harus dibarengi dengan implementasi yang terukur di lapangan.
“Setiap program dan kegiatan harus segera diperkuat, baik dari sisi administrasi maupun implementasinya. Yang paling penting adalah bagaimana program tersebut dapat berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar dr. Nursyamsi.
Ia juga mendorong seluruh bidang dan tim kerja di lingkungan DKPPKB Sulbar untuk memperkuat koordinasi, memastikan target kegiatan dapat dicapai, serta melakukan pemantauan secara berkala terhadap pelaksanaan program di kabupaten.
“Momentum Hari Jadi Sulawesi Barat ke-22 harus kita jadikan sebagai semangat untuk meningkatkan kinerja. Kita ingin seluruh program yang menjadi tanggung jawab DKPPKB dapat bergerak lebih cepat, tepat sasaran dan memberikan dukungan terhadap kinerja Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat,” katanya.
Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat dalam berbagai kegiatan pembangunan menjadi bagian penting dalam mewujudkan Sulawesi Barat yang maju dan sejahtera.
Dengan penguatan kedisiplinan, koordinasi dan percepatan implementasi program, DKPPKB Sulbar berkomitmen mendukung arah pembangunan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, khususnya dalam peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.adv/andibunga



