Mamuju ambarnews.com — Kegiatan jaulah atau kunjungan jajaran PKS menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi, evaluasi, sekaligus konsolidasi gerakan dakwah di Sulawesi Barat, khususnya di Kabupaten Mamuju.
Dalam kegiatan tersebut, Ketua DPD PKS Mamuju Muh.Arsyad menyampaikan sejumlah perkembangan program yang telah dijalankan selama 2026. Kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk menerima arahan, evaluasi, dan masukan dari para ustadz, guru, serta pengurus PKS yang melakukan kunjungan ke Sulawesi Barat.
Dalam sambutannya, perwakilan PKS Mamuju menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan tatap muka tersebut. Ia menyebut jaulah merupakan bagian dari agenda kunjungan yang bertujuan memperkuat hubungan dan koordinasi antarkader serta struktur organisasi.
“Alhamdulillah kita bersyukur pada hari ini karena Sulawesi Barat telah memfasilitasi kita untuk berkumpul bersama dalam rangka tatap muka bersama para ustadz, guru, dan kiai yang datang,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kunjungan tersebut bukan yang pertama dilakukan di Sulawesi Barat. Sebelumnya, kegiatan serupa telah dilaksanakan di beberapa daerah, termasuk Polewali Mandar dan Majene.
Menurutnya, jajaran PKS Mamuju juga terus berupaya menjalankan program kerja sesuai dengan arahan dan aturan organisasi di tingkat yang lebih tinggi, baik DPW maupun DPP.
Sejak pelantikan kepengurusan sekitar 11 bulan lalu, jajaran PKS Mamuju telah mengikuti rapat kerja daerah dan mulai menjalankan sejumlah program sepanjang 2026. Meski masih dalam tahap pengembangan, berbagai program tersebut terus dievaluasi agar dapat berjalan lebih maksimal.
“Kami masih terus menunggu petunjuk dari atas. Sebagai struktur di bawah, tentu kami merujuk pada aturan yang baku dari DPP dan DPW. Semoga apa yang kami lakukan bisa menjadi penilaian positif,” katanya.
Ia juga menegaskan kesiapan jajaran PKS Mamuju untuk menerima evaluasi dan kritik demi meningkatkan kualitas kerja organisasi.
“Kami siap dievaluasi, siap dikritisi, karena kami yakin kalau para ustadz ingin melihat Sulbar ini maju, khususnya Mamuju maju, maka tentu kami ingin lebih banyak lagi bergerak,” lanjutnya.
Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan bahwa sarana dan prasarana dakwah di Mamuju dinilai sudah cukup memadai. Kondisi tersebut diharapkan dapat menjadi modal bagi kader dan personel PKS untuk semakin aktif menjalankan berbagai kegiatan di tengah masyarakat.
Salah satu program yang tengah diperkuat adalah kegiatan ta’lim di tingkat DPC. Saat ini, kegiatan tersebut secara bertahap telah dijalankan dengan target Dua kali dalam sebulan.
Ke depan, jajaran PKS Mamuju juga menargetkan perluasan kegiatan ta’lim di berbagai wilayah. Bahkan, terdapat sekitar 49 titik di Mamuju yang diproyeksikan menjadi sasaran pembentukan kelompok ta’lim.
“Untuk sementara ini kami sudah menjalankan secara perlahan DPC-DPC untuk melaksanakan ta’lim dua kali sebulan. Insyaallah ke depannya akan kami kembangkan. Saat ini di Mamuju ada kurang lebih 49 titik yang menjadi sasaran untuk membentuk ta’lim,” ungkapnya.
Ia berharap kehadiran para ustadz dalam agenda jaulah tersebut dapat memberikan energi baru bagi jajaran PKS di Mamuju untuk semakin eksis dan maksimal dalam menjalankan kerja-kerja dakwah.
Kegiatan tersebut ditutup dengan harapan agar seluruh jajaran dan kader PKS di Sulawesi Barat dapat terus memperkuat kebersamaan, meningkatkan kualitas program, serta memperluas kontribusi di tengah masyarakat.andib



