Berita

SPOBNAS Sulbar Lakukan Seleksi Olahragawan Berbakat

20
×

SPOBNAS Sulbar Lakukan Seleksi Olahragawan Berbakat

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

Mamuju ambarnews .com– Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) terus menunjukkan komitmennya untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional. Salah satu upaya nyata tersebut dilakukan melalui pelaksanaan seleksi calon olahragawan berbakat yang baru-baru ini dilaksanakan oleh UPTD Satuan Pembinaan Olahraga Nasional (SPOBNAS) Sulbar.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala UPTD SPOBNAS Sulbar, Muhammad Sabir, di ruang kerjanya pada Kamis, 19 Februari 2026. Menurutnya, kegiatan seleksi berlangsung selama dua hari dan berada di dua lokasi berbeda, yakni di ruang fitnes SPOBNAS dan Pantai Arteri Mamuju untuk cabang olahraga dayung.

“Adapun proses penjaringan diawali dengan pengiriman surat ke sejumlah sekolah di Sulbar. Melalui surat tersebut, pihak sekolah diminta merekomendasikan siswa yang dinilai memiliki bakat dan potensi untuk dibina menjadi atlet berprestasi di SPOBNAS,” kata Sabir.

Upaya ini juga sejalan dengan misi pembangunan yang diusung Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, yang menekankan peningkatan kualitas sumber daya manusia, termasuk di bidang olahraga. Melalui pembinaan yang terarah dan seleksi yang terukur, pemerintah daerah berharap dapat mencetak generasi muda berprestasi dan mampu bersaing di ajang nasional maupun internasional.

Sabir mengungkapkan bahwa pada sesi pertama seleksi ini, terdapat tiga cabang olahraga, yakni dayung, karate, dan panahan. Sebanyak 15 peserta mengikuti proses seleksi yang ditangani langsung oleh tiga pelatih, yakni Syamsul, Herman, dan Anisa. Kegiatan tersebut juga didampingi oleh Nahar serta A. Syayid Ilyas dari Dispoparekraf Sulbar.

Dari hasil seleksi tersebut, sebanyak tiga calon atlet berbakat dinyatakan lolos. Banyaknya atlet yang tidak terjaring dipengaruhi dua faktor utama. Pertama, standar kelulusan yang ditetapkan Kementerian Pemuda dan Olahraga RI pada tahun ini lebih ketat dibandingkan tahun sebelumnya. Kedua, terdapat cabang olahraga yang harus didegradasi karena tidak memenuhi kriteria DBON (Desain Besar Olahraga Nasional) yang telah ditetapkan oleh Kementerian.

Secara terpisah, Kepala Dispoparekraf Sulbar, Bau Akram Dai, menyampaikan komitmen Dispoparekraf melalui UPTD SPOBNAS Sulbar untuk terus melakukan pembinaan secara berkelanjutan guna mencetak atlet-atlet berprestasi.

“Kami berkomitmen melalui UPTD SPOBNAS Sulbar untuk terus melakukan pembinaan secara berkelanjutan, terarah, dan terukur. Proses seleksi yang dilaksanakan ini bukan sekadar tahapan administratif, tetapi menjadi pintu awal dalam menjaring atlet-atlet potensial yang memiliki bakat, disiplin, dan semangat berprestasi,” tegas Bau Akram.

Menurutnya, dari tahapan seleksi tersebut pihaknya memastikan hanya atlet terbaik yang masuk dalam sistem pembinaan terpadu.

“Melalui proses yang objektif dan transparan, kami ingin memastikan pembinaan berjalan efektif sehingga mampu mencetak atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah di tingkat regional, nasional, bahkan internasional,” ucapnya.

Bau Akram menenkankan agar para panitia seleksi semakin memantapkan persiapannya. Menurutnya, tahapan ini menjadi momentum penting untuk menjaring dan memastikan atlet-atlet terbaik Sulbar siap dibina dan dipersiapkan menuju ajang yang lebih kompetitif.

“Saya sudah sampaikan kepada seluruh panitia seleksi agar semakin mengoptimalkan dan menyempurnakan seluruh aspek persiapan. Tahapan ini memiliki urgensi strategis karena menjadi momentum krusial dalam menyeleksi atlet-atlet terbaik Sulbar yang akan dibina secara sistematis dan diproyeksikan berkompetisi pada ajang yang lebih bergengsi,” tegas Bau Akram.

Seleksi tahap kedua direncanakan akan dilaksanakan pada bulan April 2026 mendatang, dengan cabang olahraga dayung, panahan, dan atletik. Melalui tahapan seleksi yang ketat dan terukur, diharapkan lahir bibit-bibit unggul yang siap membawa nama Sulbar bersaing di level yang lebih tinggi. adv/andibunga