SOPPENG–AMBARNEWS.COM || Pemerintah Kabupaten Soppeng menargetkan penuntasan layanan administrasi kependudukan (Adminduk) pada tahun 2026 melalui penguatan kolaborasi lintas sektor. Komitmen ini ditegaskan dalam kegiatan sosialisasi Keluarga Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (KISAK) yang dirangkaikan dengan program Tuntas Layanan Adminduk.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Gabungan Dinas Kabupaten Soppeng, Rabu (29/4/2026), dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Soppeng, Dra. Hj. Andi Nurlina, MM, mewakili Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng.
Program ini merupakan hasil sinergi antara Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Sulawesi Selatan dengan Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan dalam mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya dokumen kependudukan.
Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan, Naoemi Octarina Sudirman, dalam sambutannya secara virtual menegaskan bahwa administrasi kependudukan merupakan bentuk pengakuan negara terhadap setiap warga sejak lahir hingga meninggal dunia.
“Tanpa dokumen yang sah, masyarakat akan kesulitan mengakses berbagai layanan publik, mulai dari BPJS Kesehatan, pendidikan, hingga bantuan sosial. Karena itu, peran kader PKK melalui Dasawisma sangat penting sebagai ujung tombak edukasi di masyarakat,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Kepala Disdukcapil Provinsi Sulsel, M. Iqbal S. Suhaeb. Ia mengapresiasi peran aktif PKK dalam mendukung program KISAK yang dinilai sebagai salah satu program terbaik secara nasional.
“Kami telah menyiapkan buku saku bagi kader PKK sebagai panduan praktis di lapangan. Selain itu, inovasi juga terus dilakukan, seperti kerja sama dengan fasilitas kesehatan agar bayi yang lahir dapat langsung memperoleh akta kelahiran secara instan,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Disdukcapil Kabupaten Soppeng, Andi Faisal, S.Sos, mengungkapkan bahwa meskipun capaian layanan Adminduk terus meningkat, masih terdapat masyarakat yang belum tertib dalam pengurusan dokumen seperti Kartu Keluarga, KTP elektronik, dan Kartu Identitas Anak.
Melalui program KISAK, pihaknya berkomitmen untuk semakin mendekatkan layanan kepada masyarakat, termasuk mendorong aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Dalam sambutan Bupati yang dibacakannya, Andi Nurlina menekankan pentingnya data kependudukan yang akurat sebagai dasar perencanaan pembangunan.
“Kami meminta seluruh camat, lurah, dan kepala desa untuk mendukung penuh program ini. Masyarakat juga diharapkan proaktif memperbarui data kependudukannya agar setiap program pemerintah dapat tersalurkan secara tepat sasaran dan berkeadilan,” tegasnya.
Kegiatan ini tidak hanya diisi dengan sosialisasi, tetapi juga dirangkaikan dengan sejumlah agenda strategis, antara lain penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Disdukcapil Kabupaten Soppeng dan TP PKK Kabupaten Soppeng, pengukuhan Duta KISAK oleh Ketua TP PKK Kabupaten Soppeng Hj. Suwarni Suwardi Haseng, serta penyerahan simbolis dokumen Adminduk kepada masyarakat.
Selain itu, kegiatan turut menghadirkan narasumber kompeten, yakni Ketua Pokja I TP PKK Provinsi Sulsel, Dr. Nurhayati Azis, serta Ketua TP PKK Kabupaten Soppeng, Hj. Suwarni Suwardi Haseng.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran kepala SKPD, para camat se-Kabupaten Soppeng, pengurus Dharma Wanita, Bhayangkari, Persit Kartika Chandra Kirana, serta para pengurus TP PKK mulai tingkat kecamatan hingga desa.



