MAMUJU ambarnews.com– Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) mengajak seluruh masyarakat untuk turut memeriahkan event Manakarra Fair 2026, yang akan diselenggarakan pada 10–12 Juli 2026 di Mall Maleo Town Square, Mamuju.
Event Manakarra Fair 2026 menjadi salah satu agenda strategis promosi pariwisata dan ekonomi kreatif Sulbar, sekaligus memperkuat kolaborasi berbagai pihak dalam mendorong pertumbuhan sektor pariwisata daerah.
Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan menjadi bagian dari kemeriahan Manakarra Fair 2026.
“Manakarra Fair 2026 telah menjadi agenda nasional melalui Karisma Event Nusantara oleh Kementerian Pariwisata. Penetapan tersebut menjadi pengakuan atas kualitas penyelenggaraan event daerah yang memiliki daya tarik wisata, memperkuat identitas budaya, serta mampu memberikan dampak nyata terhadap pengembangan ekonomi lokal dan industri pariwisata,” kata Suhardi Duka.
Gubernur Sulbar berharap penyelenggaraan Manakarra Fair 2026 dapat berlangsung meriah serta memberikan dampak positif bagi pengembangan pariwisata dan perekonomian daerah.
“Manakarra Fair harusnya bukan sekadar ajang hiburan, tetapi menjadi ruang bersama untuk memperkenalkan kekayaan budaya, destinasi wisata, produk ekonomi kreatif, serta potensi UMKM Sulbar kepada masyarakat luas,” ungkapnya.
Ia menilai semakin banyak masyarakat yang terlibat dan berpartisipasi, semakin besar pula peluang memperkenalkan pesona Sulbar kepada wisatawan sekaligus meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Sulbar, Bau Akram Dai, mengatakan bahwa penyelenggaraan Manakarra Fair 2026 merupakan bagian dari komitmen Pemprov Sulbar dalam memperkuat sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak pembangunan daerah melalui kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat.
Bau Akram Dai juga mengatakan bahwa pelaksanaan Manakarra Fair 2026 merupakan bagian dari upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, sebagaimana program Gubernur Sulbar.
“Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi pelaku usaha dan komunitas kreatif untuk memperkenalkan karya terbaiknya kepada masyarakat dan pengunjung,” kata Bau Akram, Kamis, 9 Juli 2026.
“Kami berharap Manakarra Fair 2026 menjadi momentum untuk memperkuat citra pariwisata daerah, sekaligus membangun optimisme terhadap perkembangan industri pariwisata dan ekonomi kreatif yang semakin maju, berdaya saing, dan berkelanjutan,” tambahnya.
Selama tiga hari pelaksanaan, Manakarra Fair 2026 akan menghadirkan berbagai rangkaian kegiatan yang menampilkan seni budaya, promosi destinasi wisata, produk ekonomi kreatif, serta pameran UMKM unggulan Sulbar.adv/andibunga



