Lutra

Rapat Awal Tahun Bapperida: Memaksimalkan Bapperida sebagai Pusat Solusi Perencanaan Pembangunan Daerah

27
×

Rapat Awal Tahun Bapperida: Memaksimalkan Bapperida sebagai Pusat Solusi Perencanaan Pembangunan Daerah

Sebarkan artikel ini

LUWU UTARA-AMBARNEWS.COM || Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) diminta untuk tidak sekadar sebagai unit administratif saja, tetapi juga sebagai pusat solusi yang dapat menjawab tantangan nyata pembangunan di masyarakat.

Hal ini ditekankan Kepala Bapperida Kabupaten Luwu Utara, Drs. H. Aspar, saat memimpin rapat internal awal tahun yang dilaksanakan di Aula Bapperida, Selasa (6/1/2026), yang dihadiri seluruh jajaran Bapperida, baik PNS, PPPK, maupun PPPK paruh waktu.

“BAPPERIDA juga harus berperan sebagai pusat solusi perencanaan pembangunan daerah, tidak hanya sekadar sebagai penyusun dokumen administratif semata,” tegas Aspar, di hadapan para pejabat dan ASN yang hadir dalam pertemuan tersebut.

Dikatakannya, perubahan paradigma tersebut bertujuan agar setiap kebijakan yang diambil oleh pemerintah daerah selalu didasarkan pada riset yang mendalam serta data yang akurat, sehingga pembangunan yang dilakukan tak lagi bersifat “meraba-raba”.

Aspar juga mengatakan bahwa BAPPERIDA harus mampu menjawab permasalahan yang ada di masing-masing perangkat daerah (PD) melalui rekomendasi kebijakan yang jelas, terukur, serta relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah.

Untuk itu, kata dia, kualitas analisis perencanaan menjadi perhatian utama dalam menjalankan fungsi perencanaan, pengendalian, dan evaluasi pembangunan. “Kita ini otaknya pembangunan daerah. Jika otaknya cerdas, maka seluruh organ pemerintahan akan bekerja secara efektif untuk kesejahteraan masyarakat,” terangnya.

Rapat juga menyoroti pentingnya pemanfaatan data sebagai dasar utama perencanaan dan pengambilan keputusan. “Data ini tak hanya dikumpulkan sebagai kelengkapan dokumen, tetapi harus diolah dan dianalisis untuk menghasilkan arah kebijakan yang tepat,” imbuhnya.

Aspar juga tak ingin perencanaan hanya menjadi tumpukan dokumen di atas meja, tetapi harus menjadi dapur untuk meracik solusi agar seluruh masalah pembangunan di berbagai sektor dapat terpecahkan melalui pemetaan data dan rancangan intervensi program yang dilakukan.

“Kita juga didorong untuk dapat memastikan konsistensi data, pemahaman terhadap indikator pembangunan, serta kemampuan menerjemahkan data menjadi dasar rekomendasi dan solusi perencanaan bagi masing-masing perangkat daerah yang ada,” jelasnya lagi.

“Maka dari itu, melalui rapat internal awal tahun ini, seluruh jajaran BAPPERIDA Kabupaten Luwu Utara diharapkan dapat memperkuat komitmen untuk meningkatkan kualitas perencanaan yang berbasis data untuk mencari solusi yang terbaik,” terang mantan pegawai BPS ini.

Dengan peran tersebut, lanjut dia, Bapperida diharapkan dapat menjalankan fungsi strategisnya secara optimal dalam mengoordinasikan perencanaan pembangunan daerah yang terarah, efektif, serta berdampak pada pencapaian tujuan pembangunan di Luwu Utara.