MAMUJU ambarnews .com– Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Perpusip) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal selama bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M, dengan membuka layanan perpustakaan selama 7 hari dalam sepekan. Kebijakan ini dilakukan untuk memberikan kemudahan akses literasi bagi masyarakat, pelajar, dan mahasiswa yang tetap membutuhkan ruang belajar dan referensi selama bulan ibadah.
Upaya ini merupakan bagian dari langkah nyata dalam mewujudkan masyarakat Sulbar yang cerdas, religius, dan berdaya saing, selaras dengan visi besar Sulbar Maju dan Sejahtera, yang digagas oleh Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga.
Kebijakan tersebut diberlakukan mulai awal bulan Ramadhan 1447 H. Layanan perpustakaan tetap beroperasi setiap hari, baik hari kerja maupun akhir pekan, dengan penyesuaian jam layanan agar tetap mendukung aktivitas ibadah umat muslim.
Adapun jam buka Layanan Perpustakaan Sulbar yaitu :
Senin-Jumat, Pukul 08.00-15.00 Wita.
Sabtu-Minggu, Pukul 10.00-14.00 Wita.
Kepala Dinas Perpusip Sulbar, Mustari Mula menyampaikan bahwa langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan budaya literasi serta memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.
“Selain itu, perpustakaan juga menjadi salah satu tempat alternatif bagi pemustaka yang ingin mengisi waktu Ramadhan dengan kegiatan positif seperti membaca, belajar, maupun mengembangkan keterampilan digital,” kata Mustari Mula, Minggu 22 Februari 2026.
Selama Ramadhan, masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas yang tersedia, seperti layanan baca di tempat, peminjaman koleksi, akses internet, serta kelas bimbingan pemustaka. Kehadiran perpustakaan yang tetap buka setiap hari diharapkan mampu mendukung produktivitas masyarakat dan menciptakan suasana Ramadhan yang lebih bermakna.
Dengan tetap beroperasinya layanan selama 7 hari, Perpusip Sulbar mengajak masyarakat untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum meningkatkan minat baca dan memperluas wawasan. Hal ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial di Sulbar. adv/andibunga



