MAMUJU ambarnews.com– Biro Organisasi Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melalui Bagian Tatalaksana dan Pelayanan Publik, menggelar rapat dalam rangka merumuskan Proses Bisnis (Probis) Satu Data Provinsi Sulawesi Barat, Kamis, 30 Juli 2026.
Kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam mendukung misi Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka (SDK) dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, dan akuntabel.
Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Biro Organisasi ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan data pembangunan daerah. Tujuannya agar perencanaan program ke depan berjalan lebih tepat sasaran dan berbasis data yang valid.
Kepala Bagian Tatalaksana dan Pelayanan Publik, Subuki saat membuka rapat menegaskan bahwa Forum Satu Data merupakan wadah untuk mengonsolidasikan data sektoral dengan melibatkan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) serta Bidang Statistik DiskominfoSS selaku wali data Prov Sulbar.
“Pada pertemuan ini kami juga undang Bidang PMD pada Dinas Sosial P3A dan PMD selaku perangkat daerah yang memiliki tusi hingga ke desa-desa. Forum hari ini (Kamis, 30 Juli 2026), kami fokus pada ketatalaksanaan atau Proses Bisnis Satu Data Provinsi, bukan pada substansi teknis Satu Data Provinsi.,” tegas Subuki.
Lebih lanjut, Subuki menjelaskan bahwa pertemuan ini fokus merumuskan Proses Bisnis Satu Data Provinsi. Langkah ini diambil untuk menciptakan alur tata kelola data yang jelas, transparan, dan terintegrasi. Output dari forum ini dipastikan akan memperkuat akurasi data dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).
Pertemuan ini dihadiri oleh sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Biro Organisasi Setda Sulbar. Turut hadir memberikan masukan strategis perwakilan dari DiskominfoSS Sulbar, Erik Kalalembang dan Muhlis Rusli, serta perwakilan dari Bapperida Sulbar, Angga Tirta Wijaya.adv/andibunga



