Berita

Penentuan Kandidat Jamsostek Award 2026, BPKAD Sulbar Harap Proses Penilaian Berjalan Objektif dan Transparan

27
×

Penentuan Kandidat Jamsostek Award 2026, BPKAD Sulbar Harap Proses Penilaian Berjalan Objektif dan Transparan

Sebarkan artikel ini

Mamuju ambarnews.com– Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sulawesi Barat, Faika Kadriana Ishak, menghadiri Rapat Penentuan Kandidat Penerima Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) Award Tahun 2026 yang dilaksanakan di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Rabu (22/7/2026).

Kegiatan ini sejalan dengan upaya mewujudkan misi kelima Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka yaitu memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta mewujudkan pelayanan dasar yang berkualitas. Sinergi antarperangkat daerah dan pemangku kepentingan diharapkan mampu memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja di Sulawesi Barat.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut Keputusan Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesejahteraan Sosial Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2023 tentang Pedoman Pembentukan Panitia Penghargaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Tingkat Provinsi. Rapat dilaksanakan sebagai forum untuk menentukan kandidat penerima Jamsostek Award Tahun 2026 di tingkat Provinsi Sulawesi Barat.

Dalam kesempatan tersebut, Faika Kadriana Ishak menegaskan bahwa keterlibatan BPKAD dalam proses penentuan kandidat merupakan bentuk dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terhadap penguatan pelaksanaan program jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Keikutsertaan BPKAD Provinsi Sulawesi Barat dalam proses penentuan kandidat Jamsostek Award Tahun 2026 merupakan wujud komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat untuk mendukung penguatan program jaminan sosial ketenagakerjaan. Melalui forum ini, kami berharap proses penilaian dapat berjalan secara objektif, transparan, dan menghasilkan kandidat yang benar-benar memiliki komitmen dalam memberikan perlindungan kepada para pekerja,” ujar Faika.

Ia menambahkan, sinergi antara perangkat daerah, BPJS Ketenagakerjaan, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam meningkatkan cakupan kepesertaan serta kepatuhan terhadap program jaminan sosial ketenagakerjaan di Sulawesi Barat.

Kehadiran Sekretaris BPKAD Provinsi Sulawesi Barat dalam rapat tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat koordinasi lintas sektor guna mendukung peningkatan kesejahteraan pekerja melalui penyelenggaraan program jaminan sosial ketenagakerjaan yang semakin optimal.adv/andibunga