Soppeng

Pemkab Soppeng dan Kejari Bersinergi Hadirkan Pasar Murah Berbasis QRIS

96
×

Pemkab Soppeng dan Kejari Bersinergi Hadirkan Pasar Murah Berbasis QRIS

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

SOPPENG—AMBARNEWS.COM || Pemerintah Kabupaten Soppeng menggelar Rapat High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Soppeng, Selasa (12/5/2026). Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, SE, didampingi Wakil Bupati Soppeng, Ir. Selle KS Dalle.

Turut hadir dalam rapat tersebut Kapolres Soppeng, Dandim 1423/Soppeng, Kajari Soppeng, Kepala BPS Soppeng, Kepala Bulog Soppeng, pimpinan BUMN/BUMD, serta para kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Soppeng.

Dalam kesempatan itu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Soppeng, Sulta D. Sihotang, mengungkapkan bahwa pihaknya selaku bagian dari Tim TPID akan menggelar pasar murah pada 20 Mei 2026 di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Soppeng.

Menurutnya, kegiatan tersebut akan dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Soppeng serta Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Soppeng.

“Pasar murah ini dilaksanakan sebagai upaya untuk menanggulangi inflasi di Kabupaten Soppeng,” ujar Kajari Soppeng.

Ia menjelaskan, pelaksanaan pasar murah nantinya akan menggunakan sistem pembayaran digital melalui metode QRIS. Masyarakat yang datang akan terlebih dahulu mendapatkan voucher sesuai barang yang akan dibeli, kemudian menukarkannya di stand-stand yang tersedia dan melakukan pembayaran secara digital.

“Kami berharap dukungan dari seluruh pihak, khususnya Pemerintah Kabupaten Soppeng, agar ketersediaan barang di pasar murah nanti dapat mencukupi kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Soppeng, Aryadin Arif, S.Sos., M.P., menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung penuh kegiatan tersebut, terutama dalam penyediaan stok kebutuhan pokok.

“Untuk penyediaan stok barang akan kami siapkan, khususnya bawang merah,” katanya.

Di sisi lain, Kepala BPKAD Kabupaten Soppeng, Drs. Dipa, M.Si., selaku Tim TP2DD, menyambut baik inovasi pasar murah berbasis digital tersebut. Menurutnya, penggunaan QRIS dalam transaksi pasar murah merupakan langkah strategis dalam mendukung percepatan digitalisasi daerah.

“Ini merupakan terobosan luar biasa dari Kajari Soppeng untuk mendukung percepatan digitalisasi daerah melalui transaksi non tunai,” ungkapnya.