LUWU UTARA-AMBARNEWS.COM || Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Objek Wisata Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (UPT Pariwisata) Kabupaten Luwu Utara bergerak cepat mengawali kalender kerja pada tahun 2026 dengan menggelar rapat koordinasi (rakor) perdana, Rabu (7/1/2026), di Kantor Bidang-UPT Pariwisata.
Rakor digelar dalam rangka pemantapan strategi untuk pencapaian target PAD dan kunjungan wisatawan yang lebih baik daripada tahun sebelumnya. Rakor dipimpin Kepala UPT Pariwisata, Lukman, dan dihadiri jajaran internal staf UPT Pariwisata Disporapar, serta pengelola ODTW di bawah naungan Disporapar Luwu Utara.
Lukman dalam arahannya menegaskan bahwa pengawasan objek wisata 2026 harus dimasifkan kembali melalui pendekatan yang lebih terukur dengan melibatkan seluruh jajaran UPT Pariwisata dengan tujuan agar target-target yang sudah ditetapkan dapat tercapai.
“Saya berharap tahun 2026 ada perubahan yang lebih baik, utamanya dari sisi pengawasan yang lebih terukur, sehingga teman-teman bisa fokus, dan tidak ada waktu terbuang percuma. Semua wajib memberikan kontribusi, baik tenaga maupun pemikiran,” jelasnya.
Dikatakannya bahwa pengawasan objek wisata menjadi sangat penting untuk mengetahui kondisi sebenarnya di lapangan. Utamanya dalam menilai kerja dan kinerja petugas di lapangan, sehingga semua bekerja dengan baik demi peningkatan kualitas layanan pariwisata.
“Tahun 2026 ini adalah momentum bagi kita untuk bisa lebih baik. Ini bukan lagi soal kuantitas pengunjung semata, tetapi bagaimana kita memberikan pelayanan yang prima kepada wisatawan yang tentunya akan linier dengan peningkatan capaian PAD kita,” jelasnya lagi.
Pada kesempatan itu, ia juga mengungkapkan bahwa tahun 2026 ini pihaknya akan melaksanakan kegiatan Senam Wisata Massal di ODTW Pincara dan Tamboke secara bergilir. Kegiatan tersebut, kata dia, akan mulai dilaksanakan pada triwulan kedua.
“Tahun ini, kembali ada kegiatan yang akan kita lakukan untuk menarik pengunjung datang ke objek wisata kita, yaitu Senam Wisata Massal. Kegiatan ini mesti kita maksimalkan karena akan dilakukan setiap bulan di dua ODTW secara bergilir,” terangnya.
Mantan Pranata Humas Diskominfo-SP ini tetap optimistis, bahwa dengan kebersamaan serta kekompakan jajaran UPT Pariwisata, serta sinergi yang terbangun antarsektor, pariwisata di Luwu Utara bisa menjadi motor penggerak ekonomi.
“Kita tahu tantangan ke depan tentu akan lebih sulit di tengah berbagai keterbatasan yang ada. Namun, kita juga tidak boleh patah semangat, apalagi harus sampai menyerah. Kita harus tetap menjaga optimisme di tengah tantangan-tantangan yang ada,” pungkas Lukman.



