Nias Utara

Mobil Distribusi Terlambat, 23 Siswa SDN 071042 Tuhemberua Belum Terima MBG Hari Ini

36
×

Mobil Distribusi Terlambat, 23 Siswa SDN 071042 Tuhemberua Belum Terima MBG Hari Ini

Sebarkan artikel ini

NIAS UTARA-AMBARNEWS.COM || Sebanyak 23 siswa di SD Negeri 071042 Tuhemberua, Kecamatan Sawo, Kabupaten Nias Utara, belum sempat menerima Makanan Bergizi (MBG) pada Kamis (5/3/2026) akibat keterlambatan distribusi. Menyikapi hal tersebut, pihak SPPG Lasara Sawo 3 memastikan akan memberikan rapelan makanan kepada para siswa tersebut pada hari berikutnya.

Informasi ini mencuat setelah sejumlah orang tua siswa menyampaikan keluhan kepada media bahwa sebagian anak mereka yang bersekolah di SDN 071042 Tuhemberua belum mendapatkan jatah MBG pada hari itu.

Menindaklanjuti informasi tersebut, awak media kemudian melakukan konfirmasi langsung kepada Kepala SPPG Lasara Sawo 3.

Kepala SPPG Lasara Sawo 3, Berkat Idaman Zalukhu, menjelaskan bahwa keterlambatan distribusi terjadi akibat kendala teknis pada kendaraan pengangkut.

“Memang ada sedikit kendala teknis tadi, sehingga mobil pengangkut kami terlambat sampai di sekolah. Saat tiba di lokasi, ternyata ada 23 siswa yang sudah pulang lebih dulu, kemungkinan siswa kelas 1 dan kelas 2. Sementara untuk siswa kelas 3 sampai kelas 6 sudah sempat kami salurkan,” jelasnya saat dikonfirmasi, Kamis (5/3/2026).

Ia menegaskan bahwa pihak SPPG tetap bertanggung jawab untuk memastikan seluruh siswa mendapatkan haknya.

“Besok akan kami rapel MBG untuk 23 siswa yang belum menerima hari ini,” tambahnya.

Sementara itu, pemerhati pendidikan Alvyman Hulu, S.Pd mengapresiasi sikap terbuka dan tanggung jawab yang ditunjukkan oleh pihak SPPG Lasara Sawo 3.

“Ini langkah yang baik. Pihak SPPG jujur dan bertanggung jawab. Hal ini patut diapresiasi karena hak 23 siswa tersebut untuk mendapatkan makanan bergizi tetap diprioritaskan,” ujarnya.

Ia juga berharap agar seluruh SPPG yang beroperasi di Kabupaten Nias Utara dapat mengedepankan prinsip kejujuran dan tanggung jawab dalam menyalurkan program MBG kepada para siswa.

“Kita berharap SPPG lainnya juga mengedepankan kejujuran dan tanggung jawab dalam memenuhi kebutuhan gizi anak-anak sekolah di wilayah Kabupaten Nias Utara,” tutup Alvyman.

(Darmawan Zalukhu)