Palopo

Komitmen Tingkatkan Gizi Pelajar, Polres Palopo Resmikan SPPG Wara Timur

16
×

Komitmen Tingkatkan Gizi Pelajar, Polres Palopo Resmikan SPPG Wara Timur

Sebarkan artikel ini

PALOPO-AMBARNEWS.COM || Dalam rangka mendukung program Presiden Republik Indonesia terkait pemberian Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi pelajar, Polres Palopo meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Wara Timur Pontap Polres Palopo Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Palopo, Senin, 26 Januari 2026.

Peresmian yang berlangsung di Jl. Andi Tendriadjeng, Kelurahan Pontap, tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Palopo yang mewakili Wali Kota Palopo, Kepala Pengadilan Agama Palopo, Kepala Kejaksaan Negeri Palopo, serta Dandim 1403/Palopo.

Sekretaris Daerah Kota Palopo, Zulkifli Halid, dalam sambutannya menyampaikan bahwa keberadaan SPPG merupakan program strategis yang perlu mendapat dukungan dari seluruh pihak demi meningkatkan kualitas gizi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

“SPPG ini harus kita dukung bersama karena tujuannya sangat jelas, yakni memberikan asupan gizi terbaik bagi generasi penerus bangsa,” ujar Zulkifli Halid.

Sementara itu, Kapolres Palopo AKBP Dedi Surya Dharma, S.H., S.I.K., M.M., menegaskan bahwa aspek kebersihan, kesehatan, dan keamanan menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan program MBG melalui SPPG.

“Kami menekankan agar seluruh proses penyediaan makanan benar-benar memperhatikan kebersihan dan kesehatan. Selain itu, kami terus melakukan pengecekan kesiapan SPPG serta berkoordinasi terkait aspek keamanannya agar program ini berjalan aman dan lancar,” tegasnya.

Usai peresmian, Kapolres Palopo bersama jajaran meninjau langsung kesiapan sarana dan prasarana SPPG, mulai dari dapur pengolahan, tempat penyimpanan bahan makanan, hingga mekanisme distribusi, guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.

Saat ini, SPPG Wara Timur Pontap Polres Palopo Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Palopo didukung oleh 47 relawan dan pada tahap awal melayani 17 sekolah, mulai dari Taman Kanak-Kanak hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP), dengan total 2.819 pelajar sebagai penerima manfaat.