Uncategorized

Kabid Media & Komunikasi Badko HMI Sulselbar: Musda Harus Melahirkan Rekomendasi yang Menjawab Tantangan HMI Hari Ini

23
×

Kabid Media & Komunikasi Badko HMI Sulselbar: Musda Harus Melahirkan Rekomendasi yang Menjawab Tantangan HMI Hari Ini

Sebarkan artikel ini

AMBARNEWS.COM || Ketua Bidang Media & Komunikasi Badan Koordinasi (Badko) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar), Ahmad Muliyadi, menyampaikan pandangannya terkait pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) ke-XV Badko HMI Sulselbar yang akan digelar pada 14–15 Februari 2026 di Kota Palopo.

Menurut Muliyadi, Musda merupakan momentum strategis bagi kader-kader HMI di Sulselbar untuk memperkuat silaturahmi sekaligus merumuskan arah gerak organisasi ke depan.

“Forum Musda adalah ruang silaturahmi antar kader HMI di tingkat cabang. Karena itu, kita berharap proses Musda berjalan kondusif tanpa konflik yang berlarut setelah pelaksanaan,” ujar Muliyadi.

Ia menegaskan bahwa Musda tidak sekadar forum pergantian kepemimpinan, tetapi juga ruang melahirkan rekomendasi strategis untuk menjawab tantangan HMI di Sulselbar.

“Kita menginginkan Musda mampu menghasilkan rekomendasi yang progresif, visioner, dan relevan dengan dinamika sosial, politik, serta tantangan kaderisasi hari ini,” tambahnya.

Sebagai salah satu bakal calon Ketua Badko HMI Sulselbar, Muliyadi berharap kepengurusan Badko ke depan dapat berfungsi optimal sebagai penghubung antara Pengurus Besar (PB) HMI dengan cabang-cabang di daerah.

“Badko adalah perpanjangan tangan PB HMI di wilayah. Oleh karena itu, Badko harus menjadi fasilitator yang memperkuat perkaderan dan gerakan HMI di setiap cabang,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya keselarasan visi antara Badko HMI Sulselbar dengan kepemimpinan PB HMI hasil Kongres Pekanbaru, yakni visi “INTERGENERASI HMI.”

“Badko tidak hanya menjadi pusat koordinasi, tetapi juga berperan dalam peningkatan kualitas kader yang berdaya saing serta melahirkan kepemimpinan yang mumpuni di berbagai bidang,” tutup Muliyadi.