Berita

Hadiri Pelantikan DPW PAN, SDK Ungkap Ciri Politik Sulbar: Tak Ada Partai yang Aman, Hanya yang Pahami Denyut Nadi Rakyat

23
×

Hadiri Pelantikan DPW PAN, SDK Ungkap Ciri Politik Sulbar: Tak Ada Partai yang Aman, Hanya yang Pahami Denyut Nadi Rakyat

Sebarkan artikel ini

Mamuju, ambarnews.com– Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka (SDK) menghadiri pelantikan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) se-Provinsi Sulawesi Barat.

Acara dengan tema “Satu Tekad Bantu Rakyat” ini digelar Jumat, 3 Juli 2026, di Ballroom Grand Maleo Hotel, Mamuju, dan dipimpin langsung Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan.

Pelantikan dihadiri seluruh kader, pengurus DPW, serta DPD PAN dari enam kabupaten di Sulbar. Kehadiran unsur artis Fraksi PAN seperti Sigit Purnomo “Pasha Ungu”, Desy Ratnasari, Eko Patrio, Uya Kuya, hingga Verrell Bramasta turut memeriahkan suasana.

Dalam sambutannya, SDK mengapresiasi kiprah PAN di Sulawesi Barat. Ia menyebut partai berlambang matahari itu memiliki rekam jejak yang baik di tingkat kabupaten maupun provinsi.

“PAN Sulawesi Barat telah memberikan perjalanan yang indah di daerah ini, baik di kabupaten maupun di provinsi. Peran strategisnya mampu dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Kader-kadernya santun, kader-kadernya bisa kerja sama membangun kolaborasi,” ujar SDK.

Ia juga mengenang kedekatannya dengan PAN. SDK mengaku dua kali maju Pilkada Mamuju diusung PAN, termasuk saat Eko Patrio datang kampanye pada 2010.

“Olehnya itu PAN sangat diterima di seluruh Sulawesi Barat. Saya sendiri dengan PAN dua kali saya bupati dicalonkan oleh Partai Amanat Nasional,” katanya.

Gubernur menyoroti dinamika politik di Sulbar yang menurutnya unik dan tidak stabil. Ia menyebut tidak ada partai yang bisa merasa aman di Bumi Mandar.

“Sulawesi Barat gelombangnya tidak datar, selalu bergelombang dan kadang-kadang ada badainya ikut. Olehnya itu tidak ada partai yang aman di Sulawesi Barat. Kadang-kadang yang menang di suatu pemilu dan pada akhirnya hilang di pemilu berikutnya. Itulah ciri Sulawesi Barat,” tegasnya.

SDK membeberkan, saat ini hanya empat partai yang lolos ke DPR RI Dapil Sulbar: PAN, Demokrat, PDI Perjuangan, dan NasDem.

“Partai-partai besar yang lain tiba-tiba menghilang jadi tidak ada jaminan. Oleh karena itu yang bisa menang di Provinsi Sulawesi Barat ini adalah orang-orang yang piawai dan orang-orang yang pandai memahami denyut nadi kehidupan masyarakat Sulawesi Barat,” ucapnya.

Di hadapan Zulkifli Hasan, SDK yang juga Ketua DPD Partai Demokrat Sulbar membuka peluang koalisi dengan PAN di masa depan.

Ia menyebut meski PAN tidak mengusungnya di Pilgub 2024, hubungan baik tetap terjalin dan bisa dilanjutkan.

“InsyaAllah di 2029 PAN akan kembali bersama-sama dengan saya,” pungkas SDK disambut tepuk tangan ribaun kader PAN.

Pelantikan ini menjadi momentum konsolidasi PAN Sulbar untuk memperkuat struktur hingga ke tingkat bawah. Dengan hadirnya Ketua Umum dan dukungan kepala daerah, soliditas partai diharapkan terjaga jelang agenda politik nasional dan daerah. adv/andibunga