Soppeng

Dukcapil Soppeng Jemput Bola ke 20 Sekolah, Percepat Perekaman e-KTP Pelajar

88
×

Dukcapil Soppeng Jemput Bola ke 20 Sekolah, Percepat Perekaman e-KTP Pelajar

Sebarkan artikel ini

SOPPENG–AMBARNEWS.COM || Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Soppeng terus mempercepat perekaman Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) bagi pelajar melalui layanan jemput bola ke sekolah. Sebanyak 20 SMA, SMK, MA, dan sekolah sederajat menjadi sasaran program yang berlangsung mulai 27 Juli hingga 3 September 2026.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Soppeng, Musriadi, SH., MM., mengatakan program tersebut merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan yang mudah, cepat, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat, khususnya pelajar yang telah memenuhi syarat usia perekaman.

“Kami ingin memastikan setiap warga, termasuk para pelajar, telah memiliki data kependudukan sejak dini. KTP elektronik merupakan dokumen penting yang menjadi dasar dalam berbagai layanan administrasi dan pelayanan publik,” ujar Musriadi.

Dalam pelaksanaan terbaru, tim Dukcapil melakukan perekaman biometrik di SMKN 3 Soppeng. Sekolah tersebut menjadi lokasi ketiga yang dikunjungi dalam rangkaian layanan jemput bola. Perekaman biometrik meliputi pengambilan sidik jari, foto, dan pemindaian iris mata sebagai data dasar penerbitan e-KTP.

Menurut Musriadi, layanan langsung ke sekolah sengaja dilakukan untuk mengatasi kendala jarak dan waktu yang selama ini dihadapi para pelajar.

“Kami yang datang langsung ke sekolah sehingga siswa tidak perlu lagi datang ke kantor Dukcapil. Dengan cara ini, pelayanan menjadi lebih cepat, mudah, efisien, dan mampu menjangkau lebih banyak peserta,” jelasnya.

Sebelumnya, kegiatan serupa telah dilaksanakan di SMAN 7 Soppeng dengan diikuti 24 peserta. Seluruh proses perekaman berlangsung tertib dan lancar.

Program perekaman biometrik ini dijadwalkan menyasar 20 SMA, SMK, MA, dan sekolah sederajat di Kabupaten Soppeng hingga 3 September 2026. Melalui kegiatan tersebut, Dukcapil berharap seluruh pelajar yang telah berusia wajib KTP dapat segera memiliki identitas kependudukan elektronik.

Musriadi menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar inovasi pelayanan, tetapi juga bagian dari pelaksanaan amanat peraturan perundang-undangan mengenai administrasi kependudukan berbasis elektronik.

“Ini merupakan bentuk pelayanan prima sekaligus tanggung jawab kami untuk memastikan seluruh data kependudukan masyarakat tercatat secara lengkap, akurat, dan mutakhir,” tutupnya.

Melalui layanan jemput bola ke sekolah-sekolah, Pemerintah Kabupaten Soppeng berharap cakupan kepemilikan e-KTP terus meningkat sehingga generasi muda lebih mudah mengakses berbagai layanan publik, pendidikan, perbankan, hingga pelayanan pemerintahan di masa mendatang.