NIAS UTARA-AMBARNEWS.COM || Penanganan kasus dugaan penyalahgunaan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) di SMK Negeri 1 Lahewa, Kabupaten Nias Utara, menjadi sorotan publik.
Laporan terkait dugaan penyimpangan penggunaan anggaran BOSP Tahun 2023–2024 tersebut sebelumnya telah disampaikan oleh LSM DPD Gemantara Raya Kepulauan Nias ke Kejaksaan Negeri Gunungsitoli pada 23 April 2025. Namun hingga Februari 2026, proses penanganannya dinilai belum menunjukkan perkembangan signifikan.
Kepala SMKN 1 Lahewa berinisial SH dan Bendahara berinisial RN yang diketahui merupakan pasangan suami istri, disebut dalam laporan tersebut sebagai pihak terlapor. Dugaan yang mencuat berkaitan dengan pengelolaan dana BOSP selama dua tahun anggaran yang dinilai tidak transparan.
Kuasa hukum pelapor, Fasaaro Zalukhu, menyampaikan kekecewaannya terhadap kinerja aparat penegak hukum. Dalam keterangannya kepada awak media, Senin (16/2/2026), ia menilai proses penanganan perkara berjalan lamban.
“Menurut informasi yang kami terima, pihak Kejari telah melakukan pemanggilan terhadap terlapor dan sejumlah saksi. Namun sampai saat ini masih menunggu hasil audit dari Inspektorat Provinsi Sumatera Utara,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu penyidik pada Kejaksaan Negeri Gunungsitoli, Teosofi Lase, SH, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyurati Inspektorat Provinsi Sumatera Utara untuk melakukan audit terhadap penggunaan anggaran dimaksud.
“Kami sudah menyurati Inspektorat Provinsi Sumut untuk melakukan audit. Namun hingga saat ini belum ada tanggapan. Untuk audit keuangan sekolah negeri tingkat SMK merupakan kewenangan pemerintah provinsi,” jelasnya.
Fasaaro Zalukhu mendesak agar proses audit dan penanganan perkara segera dipercepat demi kepastian hukum. Ia berharap laporan kliennya dapat ditindaklanjuti secara transparan dan profesional sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Hingga berita ini diturunkan, proses audit oleh Inspektorat Provinsi Sumatera Utara masih dinantikan, dan pihak Kejari Gunungsitoli menyatakan tetap menunggu hasil audit sebagai dasar melangkah ke tahap berikutnya.
(Darmawan Zalukhu)



