Uncategorized

Dua Personel Polres Soppeng Raih Penghargaan Analis Satker Terbaik dari KPKNL Parepare

15
×

Dua Personel Polres Soppeng Raih Penghargaan Analis Satker Terbaik dari KPKNL Parepare

Sebarkan artikel ini

AMBARNEWS.COM || Dua personel Polres Soppeng Polda Sulsel berhasil meraih penghargaan sebagai Analis Satuan Kerja Kuasa Pengguna Barang (Satker KPB) Terbaik Tahun 2026 dalam kegiatan Tudang Sipulung Sosialisasi dan Apresiasi Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) yang diselenggarakan oleh KPKNL Parepare.


Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Kampus V Universitas Negeri Makassar (UNM) Parepare, Rabu (11/2/2026), dan dihadiri oleh 122 Satuan Kerja (Satker) di wilayah kerja KPKNL Parepare. Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Parepare, Rofiq Khamdani Yusuf.


Dalam sambutannya, Rofiq menekankan pentingnya pengelolaan Barang Milik Negara yang tertib, transparan, dan akuntabel sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada negara. Ia juga mengapresiasi satuan kerja yang dinilai konsisten menjaga kualitas tata kelola aset negara.


Pada kesempatan tersebut, Brigpol Rahmat Nur Akbar, S.H., M.M. dan Brigpol M.N. Fajar Fajri, S.H., menerima piagam penghargaan atas dedikasi dan kinerja mereka dalam pengelolaan BMN. Keduanya dinilai profesional, tertib administrasi, serta menjalankan tugas sesuai ketentuan yang berlaku.


Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K. menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian yang diraih anggotanya.


“Penghargaan ini merupakan bukti bahwa personel Polres Soppeng mampu menunjukkan kinerja terbaik, tidak hanya dalam tugas operasional kepolisian, tetapi juga dalam pengelolaan administrasi dan aset negara. Saya berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, dan akuntabilitas dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujar Kapolres.


Dengan diraihnya penghargaan tersebut, diharapkan pengelolaan BMN di lingkungan Polres Soppeng semakin optimal serta dapat menjadi contoh bagi satuan kerja lainnya dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih.