Soppeng

Bupati Soppeng dan APDESI Merah Putih Perkuat Sinergi, Desa Didorong Jadi Motor Ekonomi

7
×

Bupati Soppeng dan APDESI Merah Putih Perkuat Sinergi, Desa Didorong Jadi Motor Ekonomi

Sebarkan artikel ini

SOPPENG-AMBARNEWS.COM || Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Merah Putih Sulawesi Selatan, Andi Mappakaya, melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman dinas Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, Sabtu (14/3/2026) malam.

Pertemuan yang berlangsung hangat di tengah suasana bulan suci Ramadhan tersebut menjadi ajang mempererat koordinasi antara pemerintah daerah dan organisasi pemerintah desa yang baru terbentuk.

Dalam kunjungan tersebut, Andi Mappakaya didampingi Ketua DPD APDESI Merah Putih Soppeng, A. Wahyu Gunawan yang juga menjabat Kepala Desa Ganra, bersama jajaran pengurus lainnya.

Sekretaris APDESI Merah Putih Soppeng yang juga Kepala Desa Rompegading, Sakmawati Rahman, mengatakan bahwa momentum Ramadhan dimanfaatkan untuk memperkenalkan eksistensi organisasi serta struktur kepengurusan APDESI Merah Putih di tingkat kabupaten.

“Karena organisasi pemerintah desa ini baru terbentuk, kami memanfaatkan momentum Ramadhan untuk bersilaturahmi sekaligus memperkenalkan para pengurus kepada Bapak Bupati,” ujar Sakmawati.

Pada kesempatan itu, Andi Mappakaya memaparkan visi APDESI Merah Putih yang ingin mendorong perubahan paradigma pembangunan desa. Ia menegaskan bahwa desa tidak lagi hanya menjadi objek pembangunan, tetapi harus menjadi subjek yang aktif dalam menggerakkan perekonomian.

“APDESI Merah Putih hadir sebagai mitra strategis pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, untuk menjadikan desa sebagai kekuatan utama dalam perputaran ekonomi nasional,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng menyambut baik kehadiran APDESI Merah Putih. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah desa dalam membangun Kabupaten Soppeng atau yang dikenal dengan julukan Bumi Latemmamala.

Suwardi juga menyinggung kondisi ekonomi saat ini, di mana kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat mulai berdampak pada ruang fiskal daerah. Meski demikian, ia optimistis berbagai tantangan dapat dihadapi jika seluruh elemen pemerintahan memiliki visi yang sama.

“Sebesar apa pun tantangan yang kita hadapi, termasuk kebijakan efisiensi saat ini, semua bisa diatasi dengan kebersamaan. Pembangunan harus tetap berjalan demi kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Pertemuan tersebut ditutup dengan komitmen bersama untuk terus menjaga momentum pembangunan di Kabupaten Soppeng melalui kolaborasi yang semakin erat antara pemerintah kabupaten dan pemerintah desa.