Berita

Biro Organisasi Setda Sulbar Kebut Finalisasi Anjab, ABK dan SKJ Perangkat Daerah

32
×

Biro Organisasi Setda Sulbar Kebut Finalisasi Anjab, ABK dan SKJ Perangkat Daerah

Sebarkan artikel ini

MAMUJU ambarnews.com– Biro Organisasi Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) memulai rangkaian Asistensi dan Finalisasi Dokumen Analisis Jabatan (Anjab), Analisis Beban Kerja (ABK), serta Standar Kompetensi Jabatan (SKJ) Perangkat Daerah. Kegiatan yang dimotori oleh Bagian Kelembagaan dan Analisa Jabatan ini akan berlangsung secara bertahap selama dua pekan, mulai 24 Agustus hingga 7 September 2026.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata dalam mendukung misi besar Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK), untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel.

Kepala Bagian Kelembagaan dan Analisa Jabatan Biro Organisasi Setda Sulbar, Rukman menjelaskan bahwa agenda ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan respons cepat dan tindak lanjut atas Surat Deputi Bidang Sumber Daya Manusia Aparatur Kementerian PANRB Nomor B/559/SM.99/2026 terkait Penyelenggaraan Survei Kesiapan Sistem Merit Tahun 2026.

“Agenda ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan respons cepat dan tindak lanjut konkret kami atas instruksi Kementerian PANRB mengenai Survei Kesiapan Sistem Merit Tahun 2026,” ujar Rukman.

Ia menambahkan, melalui finalisasi dokumen Anjab, ABK dan SKJ ini, Pemprov Sulbar terus berkomitmen untuk memastikan penempatan aparatur sipil negara (ASN) benar-benar berbasis pada kualifikasi, kompetensi, dan kinerja yang berkeadilan.

Jalannya asistensi pada hari pertama, Senin (24/8/2026), dipandu langsung oleh Analis Kebijakan Ahli Pertama, Karmila. Bertempat di Ruang Rapat Bagian Kelembagaan dan Analisa Jabatan, sesi pembuka ini diikuti secara intensif empat perangkat daerah, yang terdiri dari Sekretariat DPRD, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral serta Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Sulbar.

“Melalui asistensi bertahap ini, kami ingin seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemprov Sulbar dapat merumuskan struktur organisasi yang kaya fungsi namun ramping struktur,” kata Karmila.

Menurutnya, keselarasan dokumen ini sangat krusial bagi efisiensi birokrasi ke depan agar pelayanan publik di setiap perangkat daerah berjalan lebih responsif, lincah, dan tepat sasaran.adv/andibunga