ASAHAN, Ambarnews.com – Puluhan massa yanergabung dalam Lembaga Indonesia Bersatu (LIB) menggelar aksi damai di depan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PTPN IV Unit BP Mandoge, Kecamatan BP Mandoge, Kabupaten Asahan, Senin (12/10/2026).
Aksi yang dipimpin AD Wirawan, Umam Damanik, dan Kirin itu sempat memanas. Massa menilai sambutan dari Manajer PKS PTPN IV Unit BP Mandoge tidak mencerminkan sikap seorang pimpinan BUMN karena diduga mengeluarkan kata-kata kotor yang memancing emosi.
LIB datang dengan membawa tiga tuntutan yang dinilai telah merugikan Pemerintah Kabupaten Asahan.
“Air rakyat disedot, tapi pajaknya diduga tidak dibayar dan ini merugikan PAD Kabupaten Asahan,” tegas Ketua LIB, AD Wirawan, dalam orasinya.
Tuntutan kedua, LIB mempertanyakan integritas BUMN tersebut. Mereka menduga ada persekongkolan antara oknum manajer dengan vendor titipan.
“Kami menilai pekerjaan perbaikan PKS tahun anggaran 2024, 2025 dan 2026 diduga asal jadi, namun berita acaranya diteken 100 persen,” ungkap Wirawan.
Tuntutan ketiga terkait kerusakan infrastruktur dan pencemaran lingkungan.
“Jalan kabupaten hancur digali dan dilindas truk-truk PKS yang diduga tanpa izin. Lingkungan kami tercemar dan anak sungai kami diduga jadi tempat pembuangan limbah, membuat ekosistem sungai rusak dan ikan bermatian,” pungkasnya.
Koordinator lapangan, Umam Damanik, mengaku sempat tersulut emosi akibat sikap manajer tersebut.
“Manajer PKS diduga sengaja memancing emosi satpam dan sopir truk pengangkut buah sawit, sehingga situasi semakin memanas. Bahasanya tidak pantas diucapkan oleh seorang yang berpendidikan,” kata Umam.
Untuk menghindari kericuhan, massa LIB akhirnya memilih mundur dari lokasi PKS dan melanjutkan penyampaian aspirasi ke Kantor Bupati Asahan.
Di Kantor Bupati Asahan, massa diterima langsung oleh Wakil Bupati Asahan, Rianto, SH, MAP. Ia menyatakan akan menindaklanjuti seluruh aspirasi yang disampaikan.
Wakil Bupati berjanji akan segera memanggil dinas-dinas terkait untuk menindaklanjuti permasalahan yang menjadi tuntutan massa LIB.(AH)



