Berita

DKPPKB Sulbar Laksanakan Visitasi KJSU KIA di Polewali Mandar untuk Percepat Penguatan Layanan Rujukan Prioritas

21
×

DKPPKB Sulbar Laksanakan Visitasi KJSU KIA di Polewali Mandar untuk Percepat Penguatan Layanan Rujukan Prioritas

Sebarkan artikel ini

Polewali Mandar ambarnews.com– Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan Visitasi Percepatan Pelayanan Kanker, Jantung, Stroke, Uronefrologi serta Kesehatan Ibu dan Anak (KJSU KIA) di Kabupaten Polewali Mandar pada 4–6 Agustus 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendukung percepatan transformasi layanan rujukan dan peningkatan mutu pelayanan kesehatan di rumah sakit. Langkah ini sejalan dengan upaya mewujdukan Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera yang merupakan visi Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka.

Visitasi dilaksanakan oleh Tim Kerja Pelayanan Kesehatan Lanjutan didampingi Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar. Kegiatan ini bertujuan melakukan evaluasi terhadap pelayanan KJSU KIA yang telah berjalan serta pengawasan dan pembinaaan Rumah Sakit dalam memenuhi standar pelayanan rujukan.

Pelaksanaan visitasi mengacu pada Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, serta Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07 MENKES/1277/ 2024 Tentang Rumah Sakit Jejaring Pengampuan Pelayanan Kanker, Jantung dan Pembuluh darah, Stroke, Uronefrologi dan Kesehatan ibu dan Anak tentang Jejaring Pengampuan Pelayanan Kanker, Jantung, Stroke, Uronefrologi, dan Kesehatan Ibu dan Anak.

Selama visitasi, tim melakukan penilaian terhadap kesiapan pelayanan, sumber daya manusia kesehatan, sarana dan prasarana, peralatan kesehatan, tata kelola pelayanan, serta jejaring rujukan yang ada di RSUD Wonomulyo dan RSUD Hajjah Andi Depu Polewali Mandar. Selain itu, dilakukan diskusi bersama manajemen rumah sakit untuk mengidentifikasi kendala dan merumuskan langkah-langkah percepatan penguatan layanan KJSU KIA. Pada kesempatan ini, tim juga melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap Tata Kelola Rujukan Rumah Sakit agar memaksimalkan pelayanan Rujukan khususnya pada kasus-kasus beresiko tinggi seperti pada ibu hamil.

Hasil visitasi menjadi bahan evaluasi sekaligus dasar penyusunan rekomendasi untuk meningkatkan kesiapan rumah sakit dalam memberikan pelayanan rujukan. Rekomendasi tersebut diharapkan dapat memperkuat kualitas layanan spesialistik dan subspesialistik sehingga masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih cepat, aman, dan bermutu.

Mewakili Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Lanjutan, Farmasi, Alat Kesehatan dan SDM Kesehatan, dr. Darmawiyah menyampaikan bahwa visitasi ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung transformasi sistem rujukan nasional.

“Visitasi KJSU KIA bukan hanya bertujuan menilai kesiapan rumah sakit, tetapi juga memberikan pendampingan agar fasilitas pelayanan kesehatan mampu memenuhi standar pelayanan rujukan sesuai kebijakan nasional. Kami berharap hasil visitasi ini menjadi acuan dalam menyusun langkah-langkah perbaikan yang berkelanjutan,” kata dr. Darmawiyah.

Ia menambahkan, keberhasilan pengembangan layanan KJSU KIA memerlukan sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan rumah sakit.

“Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, kami optimistis pelayanan Kanker, Jantung, Stroke, Uronefrologi serta Kesehatan Ibu dan Anak di Sulawesi Barat akan semakin kuat, sehingga masyarakat memperoleh akses pelayanan rujukan yang berkualitas tanpa harus dirujuk ke luar daerah,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi rumah sakit dalam pengembangan layanan prioritas KJSU KIA sebagai bagian dari transformasi layanan kesehatan rujukan dan peningkatan mutu pelayanan kesehatan di Sulawesi Barat.adv/andibunga