Berita

BPBD Sulbar Tekankan Pentingnya Edukasi Pencegahan Karhutla kepada Masyarakat

25
×

BPBD Sulbar Tekankan Pentingnya Edukasi Pencegahan Karhutla kepada Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Mamuju ambarnews.com– Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat, Muhammad Yasir Fattah, menekankan pentingnya edukasi dan peningkatan kesadaran masyarakat dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Sulawesi Barat, seiring meningkatnya potensi kebakaran pada musim kemarau.

Pernyataan tersebut disampaikan pada Minggu 02 Agustus 2026, sebagai tindak lanjut arahan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, yang menekankan agar seluruh perangkat daerah memperkuat langkah-langkah mitigasi bencana melalui edukasi, kolaborasi, dan keterlibatan aktif masyarakat.

Muhammad Yasir Fattah menjelaskan bahwa kebakaran hutan dan lahan tidak hanya mengakibatkan kerusakan lingkungan, tetapi juga berdampak pada kesehatan masyarakat akibat kabut asap, menurunkan kualitas ekosistem, serta berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi dan sosial.

“Sebagian besar kejadian Karhutla dipicu oleh aktivitas manusia. Oleh karena itu, upaya pencegahan harus dimulai dari peningkatan pemahaman masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membakar sampah sembarangan, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api,” ujar Yasir Fattah.

BPBD Provinsi Sulawesi Barat terus mengintensifkan edukasi kepada masyarakat melalui sosialisasi, penyebaran informasi kebencanaan, kampanye mitigasi, serta koordinasi dengan pemerintah kabupaten, pemerintah desa, TNI, Polri, Manggala Agni, relawan, dunia usaha, media, akademisi, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya sebagai bagian dari penguatan kolaborasi dalam pengurangan risiko bencana.

Selain edukasi, BPBD Sulawesi Barat juga meningkatkan kesiapsiagaan personel, pemantauan wilayah rawan, serta koordinasi lintas sektor untuk memastikan respons cepat apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan.

Yasir Fattah mengajak seluruh masyarakat Sulawesi Barat untuk berperan aktif menjaga lingkungan dengan tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan dalam bentuk apa pun serta segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda kebakaran agar dapat ditangani sedini mungkin.

“Penanggulangan Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Dengan edukasi yang berkelanjutan, kolaborasi yang kuat, dan kepedulian seluruh elemen masyarakat, kita dapat menjaga Sulawesi Barat tetap aman, lestari, dan tangguh menghadapi bencana,” tutupnya.adv/andibunga