Berita

Respons Arahan Sekda, DKPPKB Sulbar Siap Dukung Penguatan Disiplin ASN dan Program Prioritas Kesehatan

43
×

Respons Arahan Sekda, DKPPKB Sulbar Siap Dukung Penguatan Disiplin ASN dan Program Prioritas Kesehatan

Sebarkan artikel ini

Mamuju ambarnews.com– Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus memperkuat budaya kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai fondasi dalam meningkatkan tata kelola pemerintahan yang profesional dan berorientasi pada pelayanan publik.

Hal tersebut ditegaskan Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana, saat memimpin Apel Virtual ASN Lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, Senin 6 Juli 2026.

Apel virtual yang diikuti seluruh kepala perangkat daerah, pejabat struktural, pejabat fungsional, serta ASN lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat ini menjadi forum koordinasi, konsolidasi, sekaligus penguatan komitmen bersama dalam mendukung pelaksanaan Visi “Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera” melalui implementasi Guidance Panca Daya.

Dalam arahannya, Junda Maulana menetapkan bahwa apel virtual akan dilaksanakan secara rutin pada Senin pertama setiap bulan, sementara Upacara Kesadaran Nasional akan digelar setiap tanggal 17 sebagai momentum memperkuat nasionalisme, disiplin, dan integritas ASN.

“Apel ini bukan sekadar rutinitas, tetapi menjadi ruang koordinasi, konsolidasi, evaluasi, sekaligus kontrol terhadap pelaksanaan tugas seluruh perangkat daerah. Melalui komunikasi yang baik, kita dapat memastikan seluruh program pemerintah berjalan selaras dan tepat sasaran,” ujar Junda Maulana.

Ia juga menekankan pentingnya kedisiplinan ASN, mulai dari kehadiran, kepatuhan terhadap penggunaan seragam, hingga profesionalisme dalam menjalankan tugas. Menurutnya, baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) memiliki tanggung jawab yang sama sebagai pelayan masyarakat.

Olehnya, Junda Maulana mengajak seluruh ASN lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat untuk terus meningkatkan kesadaran, tanggung jawab, dan profesionalisme dalam menjalankan amanah sebagai pelayan masyarakat.

Junda Maulana menegaskan bahwa ASN harus memiliki komitmen kuat dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas serta mampu bekerja sesuai tugas dan tanggung jawab yang diamanahkan.

“ASN Sulbar harus bertanggung jawab atas amanah yang diberikan. Tugas kita adalah menghadirkan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui birokrasi yang profesional, responsif, dan berintegritas,” tegasnya.

Ia mengingatkan agar setiap perangkat daerah menyusun program dan kegiatan secara realistis dengan mempertimbangkan kapasitas sumber daya yang dimiliki, sehingga seluruh target pembangunan dapat dicapai secara efektif, efisien, dan terukur.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran, tetapi juga oleh kualitas perencanaan, kolaborasi, serta komitmen ASN dalam melaksanakan setiap program yang telah direncanakan.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Sulbar juga mengingatkan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat memiliki target besar menuju tahun 2030, di antaranya mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen, menurunkan angka kemiskinan, serta menekan prevalensi stunting hingga berada di bawah 20 persen.

“Saat ini pertumbuhan ekonomi Sulawesi Barat berada di kisaran 5,3 persen. Target-target pembangunan ini hanya dapat dicapai apabila seluruh ASN bekerja secara disiplin, kolaboratif, dan memiliki orientasi pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, bersama seluruh jajaran DKPPKB turut mengikuti apel virtual tersebut sebagai bentuk komitmen mendukung penguatan tata kelola pemerintahan dan percepatan pencapaian target pembangunan daerah.

Merespons arahan Sekretaris Daerah, dr. Nursyamsi Rahim menyampaikan bahwa arahan tersebut menjadi pengingat bagi seluruh ASN, termasuk di sektor kesehatan, untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“ASN adalah pelayan masyarakat. Karena itu, disiplin, profesionalisme, dan kolaborasi harus menjadi budaya kerja kita. Di sektor kesehatan, komitmen tersebut diwujudkan melalui peningkatan kualitas layanan, percepatan penanganan stunting, eliminasi Tuberkulosis, penguatan Jaminan Kesehatan Nasional, hingga pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis bagi masyarakat,” ujar dr. Nursyamsi.

Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat menekankan, pelayanan kesehatan yang berkualitas dimulai dari ASN yang disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki semangat melayani. Karena itu, seluruh jajaran DKPPKB Sulbar terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik melalui berbagai program prioritas kesehatan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Semangat melayani harus menjadi budaya kerja setiap ASN agar visi “Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera” dapat diwujudkan melalui birokrasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan, seluruh program prioritas kesehatan akan terus diperkuat sebagai bagian dari kontribusi DKPPKB Sulbar dalam mendukung pencapaian target pembangunan daerah menuju Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera.

Melalui apel virtual yang dilaksanakan secara rutin, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat berharap terbangun budaya kerja ASN yang semakin disiplin, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik, sehingga seluruh target pembangunan dapat diwujudkan secara optimal demi kesejahteraan masyarakat.adv/andibunga