Berita

Pelayanan Tanpa Batas! Hari Libur Dimanfaatkan Samsat Mamasa Jemput Bola ke Desa Salu Ahok

20
×

Pelayanan Tanpa Batas! Hari Libur Dimanfaatkan Samsat Mamasa Jemput Bola ke Desa Salu Ahok

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

MAMASA ambarnews .com– Memasuki penghujung Triwulan II Tahun 2026, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Barat terus mengintensifkan upaya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Salah satu langkah nyata ditunjukkan UPTD Pelayanan Pajak (Samsat) Mamasa yang tetap turun ke lapangan meski di hari libur dengan menggelar sosialisasi dan penagihan PKB secara door to door di Desa Salu Ahok, Kecamatan Mambi, Sabtu (27/6/2026).

Kegiatan dipimpin oleh Kepala Seksi Pendataan dan Penetapan UPTD Pelayanan Pajak Mamasa, Muhsin, bersama tim Samsat Mamasa. Petugas mendatangi rumah-rumah warga untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya membayar pajak kendaraan tepat waktu sekaligus melayani penagihan kepada wajib pajak yang masih memiliki tunggakan.

Strategi jemput bola ini dilakukan untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya warga di wilayah yang cukup jauh dari kantor Samsat. Dengan hadir langsung di tengah masyarakat, diharapkan kesadaran dan kepatuhan wajib pajak terus meningkat sehingga berdampak pada optimalisasi penerimaan daerah.

Pelaksanaan kegiatan pada hari libur menjadi bukti komitmen Bapenda Sulbar dalam menghadirkan pelayanan publik tanpa mengenal waktu, sekaligus memastikan masyarakat tetap memperoleh akses layanan perpajakan yang mudah, cepat, dan responsif.

Program ini juga merupakan bagian dari upaya mendukung misi kelima Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, yaitu memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta mewujudkan pelayanan dasar yang merata dan berkualitas bagi seluruh masyarakat.

Kepala Bapenda Sulawesi Barat, Abdul Wahab Hasan Sulur, menegaskan bahwa optimalisasi penerimaan PKB tidak hanya dilakukan melalui penagihan, tetapi juga dengan pendekatan persuasif dan pelayanan yang semakin dekat dengan masyarakat.

“Petugas kami tidak hanya menunggu wajib pajak datang ke kantor, tetapi justru hadir langsung menjangkau masyarakat hingga ke pelosok desa. Inilah semangat pelayanan Bapenda Sulbar, menghadirkan layanan tanpa batas untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat sekaligus memperkuat Pendapatan Asli Daerah sebagai modal pembangunan Sulawesi Barat,” tegas Abdul Wahab.

Melalui kegiatan jemput bola seperti ini, Bapenda Sulbar berharap budaya taat pajak semakin tumbuh di tengah masyarakat. Pajak kendaraan yang dibayarkan akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, dan berbagai program pembangunan daerah yang berkelanjutan.adv/andibunga