Berita

Narasumber Coaching Clinic Disdikbud, BPKAD Sulbar Dorong Akuntabilitas Aset Sekolah melalui Aplikasi E-BMD

39
×

Narasumber Coaching Clinic Disdikbud, BPKAD Sulbar Dorong Akuntabilitas Aset Sekolah melalui Aplikasi E-BMD

Sebarkan artikel ini

Mamuju ambarnews .com— Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sulawesi Barat melalui Kepala Bidang Barang Milik Daerah (BMD) Muhammad didampingi Penata Layanan Operasional Ismail menjadi narasumber pada Coaching Clinic Pengelolaan Aset Sekolah pada aplikasi E-BMD. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Sulawesi Barat pada Senin, 22 Juni 2026, bertempat di SMK Rangas Mamuju.

Kegiatan ini merupakan agenda keempat dari rangkaian kegiatan yang diikuti oleh perwakilan sekolah SMA/SMK dari Kabupaten Pasangkayu dan Mamuju Tengah. Langkah ini sejalan dengan upaya mewujudkan misi kelima Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka, yakni memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta mewujudkan pelayanan dasar yang berkualitas.

Dalam pemaparannya, Kepala Bidang BMD Muhammad menjelaskan bahwa pengelolaan BMD pada satuan pendidikan, khususnya yang bersumber dari Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP), harus dilakukan secara tertib administrasi melalui aplikasi E-BMD. Hal ini mengacu pada ketentuan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 47 Tahun 2021 tentang Tata Cara Pelaksanaan Pembukuan, Inventarisasi, dan Pelaporan Barang Milik Daerah.

“Melalui coaching clinic ini, kami memberikan pemahaman teknis mulai dari proses pencatatan, penginputan data aset pada aplikasi E-BMD, hingga pelaporan yang sesuai standar akuntansi pemerintahan. Harapannya, seluruh aset sekolah dapat terdata secara akurat, transparan, dan akuntabel,” jelasnya.

Ia menambahkan, penggunaan aplikasi E-BMD menjadi instrumen penting dalam mendukung tertib administrasi pengelolaan aset daerah, sekaligus meminimalisir potensi kesalahan dalam pencatatan dan pelaporan barang milik daerah di lingkungan sekolah.

Sementara itu, Kepala BPKAD Provinsi Sulawesi Barat, Mohammad Ali Chandra, dari lokasi berbeda menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menekankan pentingnya sinergi antara perangkat daerah dan satuan pendidikan dalam meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan dan aset daerah.

“Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat kapasitas pengelolaan aset di sektor pendidikan. Dengan pemahaman yang baik terhadap regulasi dan pemanfaatan teknologi melalui E-BMD, diharapkan pengelolaan aset menjadi lebih tertib, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta mampu mengimplementasikan pengelolaan aset sekolah secara optimal sesuai regulasi yang berlaku, serta mendukung peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan di Provinsi Sulawesi Barat.adv/andibunga