Berita

Dinas Pangan Sulbar Intensifkan Pengawasan dan Uji Sampel PSAT di Polman dan Mamasa

29
×

Dinas Pangan Sulbar Intensifkan Pengawasan dan Uji Sampel PSAT di Polman dan Mamasa

Sebarkan artikel ini

MAMUJU ambarnews.com– Dinas Pangan Daerah Provinsi Sulawesi Barat melalui Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan melaksanakan kegiatan pengawasan, pengambilan dan pengujian sampel Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT), investigasi serta penindakan keamanan dan mutu pangan segar di Kabupaten Polewali Mandar dan Mamasa pada 11–17 Juni 2026.

Kegiatan ini menyasar pasar tradisional, pasar modern, dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai bagian dari upaya memastikan pangan yang beredar di masyarakat aman dan layak dikonsumsi.

Upaya tersebut sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka, dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kualitas hidup masyarakat. Upaya menghadirkan pangan yang aman, sehat, dan bermutu dinilai menjadi bagian penting dalam melindungi masyarakat serta memperkuat ketahanan pangan daerah.

Kepala Dinas Pangan Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Suyuti Marzuki, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam melindungi masyarakat dari pangan yang tidak aman dan memastikan produk pangan yang beredar memenuhi standar keamanan dan mutu.

“Kegiatan pengawasan ini penting dilakukan agar masyarakat mendapatkan jaminan pangan yang aman dikonsumsi. Selain itu, pengawasan juga menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas pangan yang beredar di masyarakat,” ujar Suyuti.

Sementara itu, Tim Pengawasan Keamanan Pangan Mutu Hasil Pertanian Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan, Daniel Appulembang, menjelaskan bahwa pengawasan dilakukan terhadap berbagai komoditas pangan segar seperti sayuran, buah-buahan, cabai, bawang merah, bawang putih, serta berbagai komoditas hortikultura lainnya.

Menurut Daniel, pemeriksaan tersebut bertujuan memastikan produk pangan yang beredar memenuhi standar mutu dan aman untuk dikonsumsi masyarakat.

“Pengawasan juga dilakukan terhadap pangan yang akan digunakan oleh SPPG dalam mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak sekolah,” ungkapnya.

Selanjutnya, Petugas Pengambil Contoh (PPC) Dinas Pangan Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Ariadi, mengungkapkan bahwa sampel yang diambil kemudian dilakukan pengujian menggunakan smart rapid test untuk mendeteksi kemungkinan adanya residu pestisida golongan organofosfat.

“Selain pemeriksaan visual terhadap kondisi produk, tim juga melakukan pengambilan sampel guna mendeteksi kemungkinan adanya residu pestisida maupun cemaran lain yang berpotensi membahayakan kesehatan konsumen,” ucapnya.

Melalui pengawasan yang dilakukan secara berkelanjutan, Dinas Pangan Daerah Provinsi Sulawesi Barat berharap keamanan, mutu, dan kelayakan pangan segar yang beredar di Kabupaten Polewali Mandar dan Mamasa tetap terjaga, sehingga mampu mendukung kesehatan masyarakat serta mewujudkan sistem pangan yang aman dan berkelanjutan. adv/andibunga