Makassar

Perkuat Peran Imam dalam Menjaga Harmoni Bangsa, Polda Sulsel Dukung Road to IGIC 2026

94
×

Perkuat Peran Imam dalam Menjaga Harmoni Bangsa, Polda Sulsel Dukung Road to IGIC 2026

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR-AMBARNEWS.COM || Dalam upaya memperkuat peran strategis imam masjid dalam menjaga harmoni sosial, persatuan bangsa, dan perdamaian dunia, digelar kegiatan Istighosah Akbar dan Tabligh Akbar sebagai bagian dari rangkaian Road to International Grand Imams Conference (IGIC) 2026 di Masjid Al-Markaz Al-Islami Makassar, Minggu (14/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 13.00 hingga 15.30 WITA tersebut menjadi bagian dari persiapan menuju Konferensi Imam Masjid Sedunia yang akan diselenggarakan di Masjid Istiqlal, Jakarta. Rangkaian acara meliputi Seminar Nasional bertema “Masjid Harmony, Religious Diplomacy and Global Peace”, Istighosah Akbar, serta Tabligh Akbar.

Hadir dalam kegiatan tersebut Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nazaruddin Umar, M.A., unsur Forkopimda Sulawesi Selatan, jajaran Pengurus Ikatan Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) Sulsel, para alim ulama, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen umat Islam.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dan konsolidasi antara imam masjid, pemerintah, akademisi, dan Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam mengoptimalkan fungsi masjid sebagai pusat harmoni, diplomasi keagamaan, dan penyebaran nilai-nilai perdamaian.

Melalui seminar yang mengangkat tema “Masjid Harmony, Religious Diplomacy and Global Peace” atau “Masjid Harmoni, Diplomasi Keagamaan, dan Perdamaian Global”, para peserta diharapkan dapat membangun komitmen bersama dalam memperkuat moderasi beragama, menjaga persatuan umat, serta mendukung suksesnya penyelenggaraan IGIC 2026.

Ketua Steering Committee (SC) Road to IGIC 2026 Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Dr. H. Muhammad Sabilul Alif, S.H., S.I.K., M.Si., dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan tersebut memiliki makna strategis sebagai bagian dari perjalanan menuju penyelenggaraan IGIC 2026.

“Ini bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari upaya membangun forum internasional yang diharapkan menjadi wadah penguatan diplomasi keagamaan, persaudaraan antarbangsa, serta penyebaran nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin,” ujarnya.

Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan Road to IGIC 2026 sebelumnya telah sukses dilaksanakan di Kalimantan Timur dan kini berlanjut di Sulawesi Selatan sebagai bagian dari estafet perjuangan dalam menyukseskan agenda internasional tersebut.

Menurutnya, sinergi antara aparat negara dan tokoh agama merupakan modal penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Pendekatan keamanan, kata dia, tidak hanya dilakukan melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui pendekatan budaya, sosial, dan spiritual.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat Sulawesi Selatan untuk menjadi bagian dari gerakan besar ini, sekaligus menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah rumah bagi toleransi, moderasi, dan perdamaian,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para imam masjid semakin berperan sebagai agen pemersatu umat dan garda terdepan dalam menyuarakan nilai-nilai kedamaian, baik di tingkat nasional maupun internasional, guna mewujudkan masyarakat yang harmonis dan berkeadaban.