Berita

Tari Kecak Nusantara Meriahkan Trail Of The Kings di Pulau Samosir, Sulawesi Barat Perankan Dewi Shinta

32
×

Tari Kecak Nusantara Meriahkan Trail Of The Kings di Pulau Samosir, Sulawesi Barat Perankan Dewi Shinta

Sebarkan artikel ini

Samosir ambarnews.com– Tari Kecak Nusantara merupakan ide dari Forum Komunikasi Penghubung Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (FORKAPPSI). Tarian ini ditampilkan dalam acara Trail of The Kings di Pulau Samosir, Sumatera Utara, Sabtu 13 Juni 2026.

Sebelum tampil pada acara tersebut, para penari telah mengikuti serangkaian latihan yang dilaksanakan sebanyak tiga kali di Anjungan Bali, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta. Proses persiapan ini dilakukan untuk memastikan keselarasan gerak dan kekompakan dalam pertunjukan yang melibatkan peserta dari berbagai latar belakang budaya. Kolaborasi ini merupakan bagian penting dari upaya mempertahankan dan melestarikan budaya leluhur bangsa Indonesia.

Perwakilan dari Sulawesi Barat mendapat peran memerankan Dewi Shinta, dan dalam acara seni budaya tersebut Dewi Shinta menggunakan baju adat Mandar. Tarian ini pertama kali ditampilkan oleh perwakilan penghubung se-Indonesia dengan berbagai macam baju adat dari tiap provinsi.

Tarian Kecak Nusantara sukses ditampilkan dan mendapatkan apresiasi hangat serta tepuk tangan meriah dari tamu undangan, peserta lomba lari dan masyarakat yang hadir dalam acara tersebut. Terlihat Bupati Samosir bersama peserta dan suporter lomba lari dari berbagai negara ikut menari bersama dalam penampilan tari yang dipersembahkan oleh FORKAPPSI di sore hari itu, yang membuat acara tersebut penuh dengan kemeriahan nuansa keberagaman budaya bangsa Indonesia.

Kasubid Promosi dan Informasi Daerah Badan Penghubung Sulawesi Barat, Nurul Farasmy menyampaikan Trail Of The Kings bukan hanya sekedar ajang lomba lari, melainkan juga menjadi sarana promosi pariwisata yang menampilkan keindahan alam dan kekayaan budaya daerah kepada dunia internasional.

“Rute yang dilalui para peserta menjadi panggung alam yang memperlihatkan wajah asli Samosir. Hamparan perbukitan hijau, panorama danau toba serta perkampungan masyarakat danau toba menjadi media promosi memperkenalkan kekayaan alam bangsa kita kepada 57 pelari dari berbagai negara,” kata Nurul.

Ia mengatakan, momentum tersebut merupakan kesempatan yang tepat mempromosikan budaya Sulawesi Barat melalui penampilan budaya Tari Kecak Nusantara kepada seluruh peserta yang hadir dalam acara itu baik secara nasional dan internasional.

Ia menambahkan, langkah tersebut juga sejalan dengan implementasi Panca Daya Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka, yang menempatkan penguatan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter, serta pelestarian budaya lokal, sebagai salah satu fondasi penting dalam mewujudkan Sulawesi Barat yang maju dan sejahtera. adv/andibunga