Mamuju, ambarnews.com-Bank Indonesia (BI) terus mendorong perluasan penggunaan sistem pembayaran digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Salah satu langkah yang tengah diupayakan adalah menghadirkan layanan QRIS di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) milik Pertamina.
Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari strategi percepatan digitalisasi sistem pembayaran nasional yang digagas oleh Bank Indonesia. Dengan hadirnya QRIS di SPBU Pertamina, masyarakat nantinya dapat melakukan pembayaran pembelian bahan bakar menggunakan berbagai aplikasi pembayaran digital hanya dengan memindai kode QR.
BI menilai integrasi QRIS di SPBU akan mempermudah transaksi masyarakat, mempercepat proses pembayaran, serta mengurangi ketergantungan pada uang tunai. Selain itu, langkah ini juga diharapkan dapat memperluas ekosistem ekonomi digital dan meningkatkan inklusi keuangan di berbagai daerah.
Pihak BI menyatakan akan terus berkoordinasi dengan Pertamina serta penyedia jasa pembayaran untuk memastikan implementasi QRIS di SPBU dapat berjalan lancar dan menjangkau lebih banyak konsumen.
Jika terealisasi secara luas, penggunaan QRIS di SPBU Pertamina diproyeksikan mampu meningkatkan efisiensi transaksi sekaligus memberikan pengalaman pembayaran yang lebih praktis, cepat, dan aman bagi masyarakat.
BI Dorong Implementasi QRIS di SPBU Pertamina Sulbar untuk Perluas Transaksi Non-Tunai



