Makassar

Hadiri Pertemuan Bersama Mensos, Bupati Soppeng Tekankan Validitas Data Bansos

16
×

Hadiri Pertemuan Bersama Mensos, Bupati Soppeng Tekankan Validitas Data Bansos

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR—AMBARNEWS.COM || Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, menghadiri pertemuan bersama Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, dalam kegiatan silaturahmi Kementerian Sosial dengan pemerintah provinsi serta kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Makassar, Sabtu (18/4/2026).

Dalam pertemuan itu ditegaskan bahwa penentuan penerima bantuan sosial (bansos) tidak berada di tangan pemerintah daerah maupun pendamping Program Keluarga Harapan (PKH). Penetapan dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) melalui Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Karena itu, pemutakhiran data secara berkala menjadi hal krusial agar penyaluran bansos tepat sasaran.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Soppeng Suwardi Haseng menyatakan kesiapan Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam memperkuat akurasi data sebagai dasar penentuan desil.

“Kami siap memastikan data yang menjadi dasar penentuan desil benar-benar akurat. Ini menjadi kunci agar bantuan sosial tepat sasaran,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pemkab Soppeng akan mengoptimalkan peran perangkat daerah hingga pemerintah desa dan kelurahan dalam melakukan pembaruan data masyarakat secara berkelanjutan.

Selain itu, Suwardi juga menyampaikan apresiasi terhadap program Sekolah Rakyat dari Kementerian Sosial yang telah berjalan di Kabupaten Soppeng dan kini memasuki tahap pembangunan infrastruktur permanen.

“Kami sangat bersyukur Soppeng menjadi salah satu daerah pelaksana Sekolah Rakyat. Program ini telah berjalan dan kini memasuki tahap pembangunan, sehingga manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat,” ungkapnya.

Menurutnya, program tersebut merupakan langkah strategis dalam membuka akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu sekaligus mendukung upaya pengentasan kemiskinan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, bersama sejumlah kepala daerah dan ratusan pilar sosial.