Berita

PUPR Sulbar Dorong Inovasi Layanan Publik, Usung “Sipemimpin” dan “Elaboroji” ke Ajang Nasional

94
×

PUPR Sulbar Dorong Inovasi Layanan Publik, Usung “Sipemimpin” dan “Elaboroji” ke Ajang Nasional

Sebarkan artikel ini

MAMUJU ambarnews.com— Upaya penguatan inovasi pelayanan publik terus dilakukan pemerintah daerah seiring dorongan pemerintah pusat dalam mempercepat reformasi birokrasi berbasis kinerja dan digitalisasi. Di tengah tren nasional tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sulawesi Barat mengusung dua inovasi unggulan, Sipemimpin dan Elaboroji, untuk berpartisipasi dalam ajang Innovation Award.

Hal ini mengemuka dalam Rapat Koordinasi Inovasi pada Urusan Wajib Pelayanan Dasar, yang berlangsung di Ruang Rapat RPJMD Bapperida Sulawesi Barat, Senin 13 April 2026.

Langkah ini dinilai sejalan dengan arah kebijakan nasional yang mendorong pemerintah daerah menghadirkan solusi inovatif dalam pelayanan publik, termasuk melalui sistem inovasi daerah yang terintegrasi dan berkelanjutan. Dalam berbagai kesempatan, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (PANRB RI) Rini Widyantini menekankan pentingnya inovasi sebagai kunci peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat sekaligus mempercepat transformasi birokrasi.

Di tingkat daerah, penguatan inovasi ini juga selaras dengan misi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, khususnya dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter. Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menempatkan inovasi sebagai instrumen strategis untuk meningkatkan daya saing daerah sekaligus memperkuat kualitas tata kelola pemerintahan.

Perwakilan Dinas PUPR Sulawesi Barat, Firman Juang, selaku admin mengatakan bahwa pengembangan inovasi tidak hanya berbasis teknologi, tetapi juga membutuhkan kolaborasi teknis yang kuat antar perangkat daerah dan pemangku kepentingan.

“Kolaborasi teknis harus diperkuat agar inovasi yang dikembangkan dapat berjalan optimal dan berkelanjutan. Apalagi Sulawesi Barat telah memiliki Peraturan Daerah Jasa Konstruksi Nomor 03 Tahun 2025 sebagai dasar penguatan ekosistem pembangunan,” ujarnya.

Ia menambahkan, Sipemimpin dan Elaboroji dirancang untuk menjawab kebutuhan peningkatan efisiensi dan efektivitas layanan di sektor PUPR, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan. Kedua inovasi ini diharapkan tidak hanya memberikan dampak di tingkat daerah, tetapi juga mampu bersaing dan menjadi praktik baik di tingkat nasional.

Partisipasi dalam ajang Innovation Award menjadi momentum bagi Sulawesi Barat untuk menunjukkan kapasitas inovasi daerah di tengah kompetisi nasional yang semakin ketat. Pemerintah daerah pun optimistis, melalui penguatan inovasi dan kolaborasi, kualitas pelayanan publik akan semakin meningkat dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. adv/andibunga