Soppeng

Kapolres Soppeng Tekankan Budaya Polri dan Integritas Personel dalam Pengarahan Fungsi Teknis

60
×

Kapolres Soppeng Tekankan Budaya Polri dan Integritas Personel dalam Pengarahan Fungsi Teknis

Sebarkan artikel ini

SOPPENG-AMBARNEWS.COM || Polres Soppeng kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga profesionalisme serta integritas personel. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kegiatan pengarahan fungsi teknis yang dipimpin langsung Kapolres Soppeng kepada personel Satuan Lalu Lintas, Satuan Reserse Kriminal, Satuan Intelkam, dan Satuan Reserse Narkoba.

Pengarahan berlangsung di Aula Tantya Sudhirajati Mapolres Soppeng, Rabu (25/2/2026), sekitar pukul 09.00 WITA.

Kegiatan ini dipimpin oleh AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., didampingi Wakapolres Soppeng Kompol Sudarmin. Pengarahan secara khusus ditujukan kepada personel yang dalam pelaksanaan tugasnya bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Dalam arahannya, Kapolres menegaskan bahwa Budaya Polri merupakan kebiasaan dan pola kerja yang harus berlandaskan nilai-nilai Pancasila, Tri Brata, dan Catur Prasetya. Namun demikian, ia mengingatkan masih adanya praktik di lapangan yang belum sepenuhnya sejalan dengan nilai-nilai luhur tersebut.

“Budaya Polri bukan sekadar slogan, tetapi harus benar-benar menjadi pedoman dalam bertugas. Disiplin, tanggung jawab, integritas, dan profesionalisme wajib melekat dalam diri setiap personel,” tegasnya.

Kapolres juga mengingatkan bahwa pelanggaran sekecil apa pun dapat berdampak besar terhadap citra institusi Polri di mata publik. Oleh karena itu, ia meminta seluruh personel untuk saling mengingatkan dan menghindari segala bentuk tindakan yang bertentangan dengan nilai-nilai kepolisian.

“Sekecil apa pun pelanggaran, dampaknya bisa luas. Jangan sampai ada personel yang mencederai marwah institusi dan menggerus kepercayaan masyarakat,” lanjutnya.

Selain itu, Kapolres menekankan pentingnya pelaksanaan pengawasan dan pengendalian melekat (waskat) secara berkelanjutan, termasuk optimalisasi peran fungsi pengawasan internal guna memastikan seluruh personel tetap bekerja sesuai aturan dan etika profesi.

Pengarahan ini menjadi langkah preventif dalam mengantisipasi potensi pelanggaran, sekaligus memperkuat komitmen bersama untuk menjaga kehormatan institusi Polri serta meningkatkan kepercayaan publik.