Mamuju ambarnews.com– Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat mengapresiasi dukungan DPRD Sulbar dalam memperluas layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi masyarakat.
Apresiasi tersebut disampaikan atas inisiatif Anggota Komisi IV DPRD Sulbar yang berencana mengintegrasikan kegiatan reses dengan pelayanan skrining kesehatan di lapangan. Ini juga merupakan satu dari empat Quick Wins Gubernur Sulbar Suhardi Duka yakni Sulbar Sehat.
Gagasan kolaborasi ini dibahas dalam rapat dengar pendapat antara Komisi IV DPRD Sulbar dan jajaran DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat yang berlangsung di ruang rapat Komisi IV DPRD Sulbar, Rabu (11/2/2026).
Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menyampaikan bahwa sinergi antara legislatif dan sektor kesehatan sangat penting untuk meningkatkan jangkauan layanan kesehatan preventif di masyarakat. Hingga tahun 2025, cakupan program Cek Kesehatan Gratis di Sulawesi Barat baru mencapai 15,97 persen, masih jauh dari target 36 persen yang telah ditetapkan.
“Capaian ini menunjukkan masih banyak masyarakat yang belum mendapatkan layanan skrining kesehatan dasar secara rutin. Kolaborasi dengan DPRD menjadi peluang besar untuk memperluas jangkauan layanan,” ujarnya.
Menurut dr. Nursyamsi, integrasi kegiatan reses DPRD dengan CKG dapat menjadi terobosan efektif untuk menjangkau masyarakat di wilayah pedesaan dan terpencil yang selama ini sulit mengakses layanan kesehatan formal.
Keterlibatan langsung anggota DPRD di tengah masyarakat dinilai mampu meningkatkan sosialisasi, kepercayaan, dan partisipasi warga dalam memanfaatkan layanan kesehatan.
Program ini juga sejalan dengan arah pembangunan kesehatan Sulawesi Barat dalam mewujudkan sumber daya manusia unggul dan berkarakter sebagaimana tertuang dalam visi pembangunan daerah yang digagas Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka.
Melalui deteksi dini penyakit dan pemantauan kesehatan secara berkala, pemerintah daerah berharap kualitas hidup serta produktivitas masyarakat Sulbar dapat meningkat secara berkelanjutan.
DKPPKB Sulbar menegaskan kesiapan penuh untuk mendukung pelaksanaan kolaborasi tersebut, mulai dari penyediaan tenaga kesehatan, peralatan pemeriksaan, hingga sistem pelaporan dan tindak lanjut hasil skrining yang akan dikoordinasikan bersama Dinas Kesehatan kabupaten dan puskesmas setempat.
“Kami melihat ini sebagai sinergi strategis. Jika reses DPRD dapat berjalan beriringan dengan Cek Kesehatan Gratis, maka kehadiran negara di tengah masyarakat benar-benar dirasakan,” tegas dr. Nursyamsi Rahim. adv/andibunga



