Batam

Sepekan Operasi Keselamatan Marano 2026, Ditlantas Polda Sulbar Tindak 5 Travel Gelap, Total Pelanggaran Capai 899 Kasus

31
×

Sepekan Operasi Keselamatan Marano 2026, Ditlantas Polda Sulbar Tindak 5 Travel Gelap, Total Pelanggaran Capai 899 Kasus

Sebarkan artikel ini

Polda Sulbar ambarnews .com– Selama sepekan pelaksanaan Operasi Keselamatan Marano 2026 yang berlangsung sejak 2 Februari 2026, Ditlantas Polda Sulawesi Barat terus gencar melakukan serangkaian langkah untuk mewujudkan kondisi lalu lintas yang aman, nyaman dan terjamin keselamatannya.

Kegiatan operasi ini tidak hanya berfokus pada penindakan, namun juga menyertakan upaya sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat luas.

Salah satu prioritas utama operasi adalah meminimalisir risiko kecelakaan yang seringkali ditimbulkan oleh penggunaan travel gelap (kendaraan yang tidak memiliki izin operasional resmi).

Kendaraan jenis ini, baik yang digunakan untuk mengangkut barang maupun penumpang, tidak memberikan jaminan apapun terkait santunan atau perlindungan jika terjadi kecelakaan. Hingga saat ini, pihak Ditlantas telah memberikan tindakan serta pemahaman kepada 5 pelaku penggunaan travel gelap.

Berdasarkan data yang tercatat selama periode sepekan, total pelanggaran lalu lintas yang ditindak adalah sebanyak 899 kasus, dengan rincian sebagai berikut:

  • Pelanggaran Etle (5 kasus)
  • Pelanggaran Non Etle (38 kasus)
  • Teguran terhadap pelanggar kecil (832 kasus)
  • Travel Gelap (5 kasus)
  • Kendaraan dengan muatan over dimension dan over loading (19 kasus)

Jika dibandingkan dengan data tahun sebelumnya (2025), Ditlantas mencatat sebanyak 464 kasus pelanggaran, tahun ini terjadi peningkatan sebanyak 435 kasus.

Menurut Kombes Pol Nurhadi Ismanto, Dirlantas Polda Sulbar, peningkatan angka ini tidak selalu menjadi indikasi buruk, melainkan juga menunjukkan intensitas pengawasan dan penindakan yang lebih maksimal.

“Kami berharap melalui Operasi Keselamatan Marano 2026 ini, masyarakat semakin menyadari pentingnya keselamatan dan dapat menjadi pengguna jalan yang tertib serta disiplin,” tuturnya.

Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus menekan angka kecelakaan lalu lintas, khususnya yang berkaitan dengan kendaraan over loading dan travel gelap yang memiliki risiko tinggi terhadap keselamatan diri dan orang lain.

Tak hanya itu, Ditlantas Polda Sulbar akan terus melakukan pengawasan berkelanjutan dan memperluas cakupan sosialisasi ke berbagai wilayah di Sulawesi Barat, guna menjaga kondisi kamseltibcarlantas yang optimal.

Humas Polda Sulbar