SOPPENG-AMBARNEWS.COM || Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Soppeng menggelar kegiatan Polisi Sahabat Anak (Polsanak) bersama siswa-siswi TK As-Sunnah di Mapolres Soppeng, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, Selasa (3/2/2026). Kegiatan ini bertujuan menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini melalui pendekatan edukatif dan menyenangkan.
Mengusung tema “Bermain, Bernyanyi, Berlatih & Bergembira”, kegiatan Polsanak dikemas secara interaktif agar mudah dipahami oleh anak-anak. Sejak pagi, suasana Mapolres Soppeng tampak ceria dengan kehadiran siswa TK As-Sunnah yang antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan yang telah disiapkan oleh personel Satlantas.
Dalam kegiatan tersebut, anak-anak diberikan materi pengenalan profesi Polisi Lalu Lintas, alat utama dan alat khusus kepolisian, serta rambu-rambu lalu lintas. Selain itu, mereka juga mengikuti simulasi tertib berlalu lintas, bernyanyi bersama, serta games edukatif terkait keselamatan berlalu lintas. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk menumbuhkan rasa percaya, kedekatan, dan kecintaan anak-anak terhadap sosok polisi.
Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan program Polisi Sahabat Anak. Menurutnya, pendekatan humanis kepada anak-anak merupakan investasi penting dalam membentuk generasi yang sadar hukum dan disiplin berlalu lintas.
“Kegiatan Polisi Sahabat Anak ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri sebagai sahabat masyarakat, khususnya anak-anak. Melalui pendekatan yang ramah dan menyenangkan, diharapkan tertanam sejak dini nilai disiplin, kepatuhan terhadap aturan, serta kepercayaan kepada institusi Polri,” ujar Kapolres.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Soppeng AKP H. Alwi, S.Pd., M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan Polsanak bertujuan mengenalkan fungsi polisi lalu lintas sekaligus memberikan pemahaman dasar keselamatan berlalu lintas sejak usia dini.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan pemahaman bahwa polisi adalah sahabat anak. Kami mengenalkan rambu lalu lintas, etika berlalu lintas, serta tugas polisi sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa metode bermain, bernyanyi, dan simulasi dipilih agar anak-anak merasa nyaman dan menikmati proses belajar, sehingga pesan keselamatan lalu lintas dapat tersampaikan dengan baik.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Anak-anak terlihat gembira dan aktif berinteraksi dengan personel Satlantas Polres Soppeng. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam membentuk karakter disiplin serta kesadaran berlalu lintas sejak usia dini.



