Uncategorized

Aliansi LIB dan DPW JARI Unjukrasa Minta Kades Teladan dan Kades Suka Makmur di Non Aktifkan Diduga Korupsi Dana Desa

64
×

Aliansi LIB dan DPW JARI Unjukrasa Minta Kades Teladan dan Kades Suka Makmur di Non Aktifkan Diduga Korupsi Dana Desa

Sebarkan artikel ini

Asahan – Ambarnews.com | Aliansi 2 Lembaga unjukrasa untuk meminta Bupati Asahan memberhentikan sementara Kepala DesaTeladan dan Kepala Desa Suka Makmut yang diduga tidak layak menjadi Pemimpin,Rabu 07/01/2026.

Dengan mengendarai sepeda motor dan membawa alat peraga karton bertuliskan tuntutan mereka,puluhan massa Aliansi Lembaga Indonesia Bersatu (LIB) dan DPW Jaringan Aliansi Rakyat Indonesia (JARI) bersama puluhan massa geruduk Kantor Bupati Asahan.

AD Wirawan Koordinator Aksi berorasi di depan kantor bupati asahan mengatakan “Kedatangan kami kesini untuk meminta kepada Bupati Asahan agar memberhentikan sementara Darwin Kepala Desa Teladan dan Suswandi Kepala Desa Suka Makmur karena diduga terindikasi korupsi Dana Desa (DD) dan tidak mampu menjadi pemimpin” ujar AD Wirawan

Lanjutnya,dari hasil investigasi dan penelusuran kami ke Desa Teladan dan Desa Suka Makmur bahwa diduga tahun 2022 s/d 2024 Darwin dan Suswandi dalam membagikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) tidak tepat sasaran dan proyek pembangunan berkualitas rendah dan terindikasi di korupsi,ucap AD Wirawan.

AD Wirawan didepan M Azmy Ismail Asisten I Pemkab Asahan menyampaikan tuntutannya agar Bupati Asahan untuk memberhentikan sementara Darwin dan Suswandi dari jabatan kepala desa dan meminta kepada Kajari Asahan untul memanggil dan memeriksa Kepala Desa Teladan dan Suka Makmur karena diduga kuat terindikasi korupsi dana desa.

M Azmy Ismail Asisten I Pemkab Asahan datang menemui para pengunjuk rasa mengatakan bahwa Bupati Asahan tidak berada di tempat dan saya akan sampaikan nanti kepada bupati tentang aksi dan tuntutan kalian.

M Azmy Ismail menyoroti BLT Tahun 2022 Desa Teladan sebesar Rp. 532.800.000,- karena menurutnya ini terlalu besar karena setahu kami BLT itu cuma 15% saja,ucap Azmy. (Amin Harahap)

.